Ilustrasi sandi morse (photo/unsplash/@chriscurry92)
Zaman dahulu saat media komunikasi belum berkembang pesat seperti sekarang, masyarakat dunia menggunakan kode untuk saling bertukar pesan.
Kode-kode itu berupa susunan titik dan garis yang melambangkan huruf, angka, tanda baca, dan sinyal tertentu.
Kode tersebut dinamakan kode morse atau lebih dikenal sebagai sandi morse. Sandi morse ini ditemukan oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred Vail pada tahun 1835.
Sandi Morse umumnya dipakai dalam teknologi radio dan telegraf, digunakan sebagai tanda bahaya, dan dipelajari di dunia kepramukaan.
Selain sebagai alat komunikasi, sandi morse ternyata juga sering digunakan untuk mengirim pesan rahasia.
Karena peran sandi morse yang cukup penting, tak heran jika hampir semua sekolah mengajarkan sandi morse dalam Pramuka.
Lantas, apa saja rumus kode morse dan bagaimana contoh penggunaan sandi morse pramuka? Simak penjelasan Indozone berikut ini, ya!
Sandi morse adalah sandi yang menggunakan kode dalam bentuk titik (.) dan garis (-) untuk mewakili huruf (alfabet), angka, dan tanda baca.
Simbol titik (.) menandakan bunyi yang pendek, sedangkan simbol garis (-) menunjukkan bunyi yang panjang.
Penggunaan dan penyampaian sandi morse dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya yaitu sebagai berikut:
Jenis sandi morse terbagi atas tiga, yaitu sandi morse alfabet (huruf), sandi morse angka, dan sandi morse tanda baca.
Sandi morse alfabet atau sering disebut sandi morse huruf, menggunakan simbol titik dan garis paling sedikit 1 dan paling banyak 4 karakter.
A • –
B – • • •
C – • – •
D – • •
E •
F • • – •
G – – •
H • • • •
I • •
J • – – –
K – • –
L • – • •
M – –
N – •
O – – –
P • – – •
Q – – • –
R • – •
S • • •
T –
U • • –
V • • • –
W • – –
X – • • –
Y – • – –
Z – – • •
Berbeda dengan sandi morse alfabet, sandi morse angka menggunakan masing-masing 5 karakter.
1 • – – – –
2 • • – – –
3 • • • – –
4 • • • • –
5 • • • • •
6 – • • • •
7 – – • • •
8 – – – • •
9 – – – – •
0 – – – – –
Sementara itu, sandi morse tanda baca jumlah karakternya masing-masing 6, kecuali tanda garing miring.
(.) • – • – • –
(,) – – • • – –
(:) – – – • • •
(-) – • • • • –
(/) – • • – •
Agar lebih mudah memahami penggunaan sandi morse, ada beberapa contoh sandi morse yang bisa dipelajari terlebih dahulu.
Berikut ini sejumlah contoh sandi morse yang mudah untuk dibaca dan diterjemahkan:
• • •/• –/– • – –/• – (saya)
– • • •/•/• – • •/• –/• – – –/• –/• – • (belajar)
• • •/• –/– •/– • •/• • (sandi)
– –/– – –/• – •/• • •/• (morse)
Sandi morse akan lebih mudah dibaca bila menggunakan pemisah berupa garis miring untuk tiap simbolnya.
Namun, ada pula penggunaan sandi morse tanpa pemisah, salah satunya paling umum ditemukan pada sinyal darurat, yaitu:
• • • – – – • • • (SOS)
Sandi morse memang terlihat sulit untuk diingat apalagi dihafal. Namun, bukan berarti tidak ada cara mudah untuk menerjemahkannya.
Cara menghafal sandi morse akan lebih gampang jika dikelompokkan ke dalam bagan sandi morse seperti di bawah ini:
Berdasarkan gambar sandi morse di atas, terdapat dua bagian bagan, yaitu kiri dan kanan.
Cara membaca bagan kode morse tersebut dimulai dari atas ke bawah menuju huruf yang dimaksud.
Bagian yang putih menandakan kode titik (.) sedangkan bagian yang hitam menunjukkan kode garis (-).
Misalnya, huruf K simbolnya garis-titik-garis (– • –) karena dibaca mulai dari huruf T > huruf N > huruf K.
Contoh lainnya, huruf Z simbolnya garis-garis-titik-titik (– – • •) karena dibaca mulai dari huruf T > huruf M > huruf G > huruf Z.
Demikianlah penjelasan lengkap mengenai sandi morse yang biasanya digunakan dalam Pramuka. Semoga menambah wawasan kamu, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: