Ilustrasi dzikir setelah sholat (unsplash/@davidmonje)
Dzikir adalah puji-pujian yang dipanjatkan kepada Allah SWT secara berulang-ulang untuk mengingat-Nya.
Dzikir boleh diucapkan kapan saja, namun salah satu waktu mustajab untuk berdzikir yaitu setelah melaksanakan sholat fardhu lima waktu.
Membaca dzikir setelah sholat dapat melengkapi ibadah sholat dan menjadikan hati senantiasa tenang.
Dzikir setelah sholat bisa langsung dibacakan selesai mengucapkan salam dalam sholat fardhu.
Berikut ini Indozone bagikan bacaan doa dzikir setelah sholat fardhu sesuai sunnah nabi lengkap dengan latin dan artinya.
Setelah melaksanakan sholat fardhu dan mengucapkan salam, bacalah istigfar sebanyak tiga kali kemudian dilanjutkan dengan dzikir berikut ini:
Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah. Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan." (HR. Muslim no. 591)
Sesudah membaca istigfar, bacaan dzikir setelah sholat dilanjutkan dengan membaca kalimat tauhid yang berbunyi:
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani'a lima a'thoita wa laa mu'thiya limaa mana'ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya: "Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan." (HR. Bukhari no. 6615, Muslim no. 593)
Selesai membaca kalimat tauhid, kemudian bacalah dzikir di bawah ini yang hampir serupa dengan bacaan sebelumnya.
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na'budu illa iyyah. Lahun ni'mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.
Artinya: "Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah, dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir sama benci." (HR. Muslim, no. 594)
Kemudian dilanjutkan dengan membaca tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (allahu akbar), dan tahlil (lailaha illallah) sebanyak 33 kali.
Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar (33x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Muslim no. 597)
Dzikir setelah sholat fardhu berlanjut dengan membaca surat-surat pendek seperti surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas masing-masing sebanyak satu kali. (HR. Abu Daud no. 1523, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud)
Tak lupa pula membaca ayat kursi setiap selesai sholat fardhu lima waktu. (HR. An Nasa-i no. 9928, Ath Thabrani no. 7532, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami' no. 6464)
Allaahu laailaaha illa huwal hayyul qayyuum. Laa ta'khudzuhu sinatuw walaa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi. Man dzalladzii yasyfa'u 'indahuu illa bi idznih. Ya'lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum walaa yukhiithuuna bisyayim min 'ilmihii illaa bimaa syaaa. Wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardho. Walaa yauduhuu hifdhuhumaa wa huwal'aliyyul 'adhiim.
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin-Nya.
Allah mengetahui semua apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar." (QS. Al Baqarah: 255)
Khusus sholat Magrib dan Subuh, bacalah dzikir setelah sholat berikut ini sebanyak sepuluh kali.
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.
Artinya: "Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati dan memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu." (Dibaca 10x sesudah sholat Magrib dan Subuh)
Yang terakhir, panjatkanlah doa dzikir setelah sholat yang khusus dibaca setelah mengucapkan salam sholat Subuh.
Allahumma inni as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyiba, wa 'amalan mutaqobbala.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah no. 762, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah)
Itu lah dzikir setelah sholat fardhu sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW lengkap dengan bacaan doanya dalam bahasa latin. Semoga bermanfaat, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: