Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 24 APRIL 2022 • 17:01 WIB

Kisah Seorang Ibu Diam-Diam Cobai Toga Milik Anaknya di Kamar, Dulu Kepingin Bisa Sekolah

Kisah Seorang Ibu Diam-Diam Cobai Toga Milik Anaknya di Kamar, Dulu Kepingin Bisa SekolahSeorang ibu diam-diam mencobai toga anaknya di dalam kamar. (Facebook/Teja)

Seorang pria bernama Teja membagikan kisah mengharukan tentang ibunya yang diam-diam memendam keinginan untuk menimba ilmu di sekolah.

Pada akhirnya, cita-cita itu tak pernah kesampaian hingga sang ibu telah berumur tua.

Cita-cita yang dipendam itu akhirnya diketahui oleh sang anak setelah memergoki ibunya diam-diam mencobai toga miliknya di kamar.

"'Ibu... lagi ngapain? Begitu tanyaku. Dengan muka kaget dan senyam senyum malu ibu menjawab, "Ini ibu lagi nyobain  Toga punyamu, Gimana Nak ibu cocok kan jadi sarjana'," tulis Teja di akun Facebooknya.

Seorang ibu diam-diam mencobai toga anaknya di dalam kamar. (Facebook/Teja)

Setelah mendengar perkataan ibunya, Teja langsung terenyuh. Air matanya tak mampu dibendungnya.

"'Ibu ini memang Sarjana kok bu, bahkan buatku gelar yang cocok untuk ibu adalah S.H alias Sarjana Hebat', Begitu jawabku, sambil ku lihat beliau mesem mesem tersipu malu," lanjut Teja.

Menurut Teja, ibunya hanya tamatan Sekolah Rakyat (SR) dan itu pun tak sampai meraih ijazah. Keterbatasan ekonomi membuat ibunya tidak bisa merasakan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari itu.

"Ibu saya ini hanya sekolah SR alias ( sekolah rakyat )...Seumur hidupnya Beliau tak pernah merasakan memiliki ijazah. Karena saat kelulusan sekolah SR dulu ibu terpaksa keluar sama mbah kakung buat jagain adik adiknya," kisah Teja.

Keinginan sang ibu memiliki ijazah sudah lama diketahui Teja. Pernah, suatu ketika, saat tetangganya hendak diwisuda, ibunya ikut diantarkan ke acara kelulusan.

"Waktu aku masih sekolah Ibu selalu bilang ,,, kamu harus pakai Toga yah nak, begitu katanya. Bahkan hingga sekarang pun kalau ibu liat berita ada orang yang gelarnya berderet deret beliau antusiasnya luar biasa," cerita Teja.

Sang ibu pun kerap bertanya pada Teja mengenai singkatan gelar yang sering disematkan di belakang dan di depan nama seseorang yang berpendidikan tinggi. Dan Teja dengan sabar menjelaskan satu per satu kepada ibunya.

"Ibu saya hanyalah wanita biasa yang tidak berpendidikan, namun cinta dan jasanya tidak akan pernah mampu di lukiskan dengan kata-kata, bahkan aku haram menghitung jasa-jasanya karenaTerlalu besar," tulis Teja.

Karena besarnya jasa sang ibu, Teja tidak sanggup menjelaskannya. Seluruh gelar yang ia raih tidak ada apa-apanya dibanding jasa sang ibu.

“Luas lima benua dari timur ke barat dan utara ke selatan tidak akan pernah bisa menyaingi luasnya cinta ibu kepadaku. Tiada nama lain selain namaku  yang ibu ucapkan ketika sedang menyembah Tuhannya. Ibu ... aku memang belum mampu mewujudkan mimpimu untuk mengganti papan namanya dr. Henky menjadi dr. Teja. Namun aku sudah menuntaskan janjiku kepadamu memakai Toga dan berdiri diatas podium meraih gelar yang kau dambakan," katanya.

"Sungguh gelarku ini bukan untuk sebuah kebanggan tapi aku hanya ingin melihat ibu tersenyum senang atas hasil kerja keras ibu seperti ini.  Dan hari ini, aku menyerahkan togaku untuk ibu pakai sebagai tanda bahwa ibu sudah berhasil lulus menyelesaikan Tugasmu mendidikku.  Perjuangan ibu sangat luar biasa menyekolahkanku...Tidak ada ucapan apapun yang mewakili rasa terima kasihku. Ibu, terima kasih sudah melahirkanku. Ibu adalah inspirasi terbesarku, dan aku yakin, siapapun kamu juga seperti itu. Selamat mengingat kenangan tentang Ibu dalam hidupmu. Bersyukurlah kita sudah dilahirkan  dari rahim Ibu-Ibu tangguh dan hebat yang tak pernah habis kasih sayangnya. Sujud sungkem Kagem ibu dan Bapa," pungkas Teja.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Seorang Ibu Diam-Diam Cobai Toga Milik Anaknya di Kamar, Dulu Kepingin Bisa Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!