Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 09 MEI 2022 • 13:17 WIB

Tak WFH Lagi, Karyawan di Kanada Boleh Bawa Anjing ke Kantor, Bagaimana Teman yang Alergi?

Tak WFH Lagi, Karyawan di Kanada Boleh Bawa Anjing ke Kantor, Bagaimana Teman yang Alergi?Ilustrasi karyawan bawa anjing ke kantor. (Freepik)

Sejumlah negara mulai menghentikan sistem bekerja dari rumah (WFH) menyusul meredanya kasus COVID-19. Salah satunya adalah Kanada.

Yang menarik, di negara yang bertetangga dengan Amerika Serikat itu, karyawan boleh membawa anjing atau hewan peliharaan lainnya ke tempat kerja atau kantor mereka.

Berdasarkan survei Leger untuk PetSafe, sebagaimana dilansir Antara, 51 persen orang Kanada mendukung kebijakan membawa anjing ke kantor.

Pekerja usia muda paling mendukung, 18 persen pekerja usia antara 18 hingga 24 tahun mengatakan mereka akan pindah kerja jika perusahaan tidak membolehkan mereka membawa hewan piaraan ke kantor.

Sekitar 200.000 orang Kanada mengadopsi anjing atau kucing sejak awal pandemi pada 2020, membuat totalnya menjadi 3,25 juta, dan kantor bisa mendorong karyawan kembali ke kantor dengan mempertimbangkan hal ini.

Ada Karyawan Seekor Anjing

Ilustrasi karyawan bawa anjing ke kantor. (Freepik)

Sebuah kantor bernama Tungsten Collaborative bahkan punya karyawan berupa seekor anjing bernama Daisy The Lab Lab yang menjabat sebagai Chief Morale Officer dan bertugas meningkatkan semangat karyawan serta menyapa para pengunjung. 

Daisy adalah satu dari banyak hewan peliharaan yang menemani pemiliknya ke kantor setelah melewati masa bekerja dari rumah selama pandemi.

Menurut biografi di laman resmi kantor, Daisy bertugas untuk mengatasi "manajemen stres" dan "menjalin hubungan dengan klien".

Presiden Tungsten, Bill Dicke mengatakan bahwa mereka memang mendorong orang-orang yang punya hewan peliharaan untuk membawanya ke kantor.

"Kau menjalin hubungan dengan hewan peliharaan di rumah setiap hari dan tiba-tiba harus ke kantor, jadi mereka harus dimasukkan kandang atau di rumah seharian, rasanya tidak adil untuk mereka," kata Dicke, dilansir AFP.

"Toleransi untuk hewan peliharaan (di kantor) selama pandemi telah meningkat," tambah Dicke.

Anjing-anjing yang dibawa ke kantor tidur di bawah meja atau di ruangan, mengejar bola di lorong atau menggigit mainan berdecit. Ada deretan mangkuk berisi air di dapur kantor bila mereka kehausan.

Perusahaan di Ottawa itu masuk ke dalam daftar kantor yang ramah untuk anjing peliharaan berdasarkan Humane Society dan kebijakan itu membantu mendorong bisnis mereka, ujar Dicke, karena produktivitas staf juga meningkat.

Para karyawan diwajibkan untuk istirahat agar bisa mengajak anjing jalan-jalan alih-alih makan siang di meja mereka, sebagai contoh, dan tidak merasa khawatir meninggalkan hewan peliharaan mereka sendirian di rumah.

"Mengizinkan anjing adalah indikator bagus," ujar Johan Van Hulle (29), seorang karyawan yang bergabung dengan Tungsten tahun lalu.

Di perusahaan lain, Chandos Bird, karyawan bernama Trevor Watt tidak mau meninggalkan anjing Yorkshire Terrier bernama Samson miliknya sendirian di rumah. Apalagi hewan peliharaannya sangat bersemangat untuk ikut pergi ke kantor.

"Ketika saya bilang mau pergi ke k-a-n-t-o-r, dia siap melompat ke dalam mobil."

Masalah Bagi yang Alergi

Ilustrasi karyawan bawa anjing ke kantor. (Freepik)

Di sisi lain, kebijakan ini juga menciptakan masalah, misalnya jika ada karyawan lain yang takut atau jijik dengan anjing atau alergi dengan anjing.

Salah satu rekan kantor Watt takut dengan anjing. Sebagai solusinya, Samson harus tetap dirantai ketika dia datang ke kantor.

Di kantor lain yang didatangi AFP, pekerja mengeluhkan noda di karpet, gonggongan yang mengganggu, bulu anjing dan liur anjing di baju, bukan tampilan yang bagus untuk membuat klien terkesan.

Banyak toko dan kafe menyediakan mangkuk air untuk anjing dan sebagian penjaga toko seperti Emma Inns dari butik Adorit membawa anjing mereka ke tempat kerja.

"Jika mereka sendirian di rumah, mereka bisa membuat masalah," kata Inns yang punya tiga ekor anjing.

Sebagai maskot toko, Rosie, Oscar dan Camilla memberikan dampak positif untuk bisnis.

"Semua orang tahu nama mereka," kata Inns. "Sebagian orang datang hanya untuk menjumpai mereka, tapi kemudian membeli sesuatu."

Artikel Menarik Lainnya:

Usai Pandemi COVID-19, Muncul Hepatitis Akut dan 3 Anak Meninggal, Begini Gejalanya

Waduh! Hepatitis Misterius Disebut Muncul karena Efek Vaksin COVID-19, Ini Kata Satgas IDI

Penyebabnya Masih Misterius, Ini Perbedaan Hepatitis Akut dengan Hepatitis Biasa, Waspada!
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tak WFH Lagi, Karyawan di Kanada Boleh Bawa Anjing ke Kantor, Bagaimana Teman yang Alergi?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!