Perayaan Idul Adha di Turki (Elisa Oktaviana/Z Creators)
Idul Adha merupakan salah satu hari raya Islam tertua di Turki. Berbeda dengan di Indonesia, salat Id di Turki umumnya hanya dilakukan kaum pria. Namun ada beberapa tradisi yang serupa. Seperti ziarah ke makam dan mengunjungi keluarga atau kerabat yang lebih tua. Seperti apa perayaan Idul Adha di negara yang 99% lebih penduduknya beragama Islam ini?
Seperti Idul Fitri, perayaan Idul Adha di Turki juga identik dengan makanan manis. Mulai dari permen, coklat dan kue tradisional Baklava. Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad. Bahkan ada pepatah Turki berbunyi "Tatli yiyelim, tatli konusalim" yang artinya, "Ayo makan yang manis dan bicara yang manis"
Di Turki, pemotongan hewan kurban hanya berlangsung di tempat-tempat khusus. Seperti rumah potong hewan (RPH) dan pasar kurban. Tugas jagal menyembelih, menguliti dan membagi 7 bagian jika kurbannya sapi.
Shohibul kurban alias orang yang berkurban memilih nomor undian untuk mendapatkan jatah mereka dan mendistribusikan sendiri daging kurban ke pihak-pihak yang berhak menerima. Di beberapa daerah, kambing kurban dirias menggunakan henna dan pita sebelum disembelih.
Beberapa tahun terakhir, terutama selama pandemi Covid-19, umat muslim di Turki banyak yang berkurban lewat lembaga penyalur kurban milik pemerintah maupun non pemerintah. Kita bisa memilih, mau disalurkan di Turki atau ke luar negeri, seperti Ethiopia dan Suriah. Cara ini lebih praktis dan bisa dilakukan secara online.
Bagi umat muslim di Turki, Idul Adha berarti waktunya berkumpul dengan keluarga, saling berkunjung dan menerima tamu. Orang dewasa dan anak-anak biasanya mengenakan pakaian dan sepatu baru, sebagai bentuk suka cita. Engga heran, jelang hari raya kurban, pusat-pusat perbelanjaan padat pengunjung.
Idul Adha merupakan hari libur nasional terpanjang di Turki. Pemerintah menetapkan empat setengah hari libur. Sehari sebelum Idul Adha, sekolah, kantor pemerintah, bank, kantor pos dan perusahaan swasta hanya beroperasi setengah hari. Mayoritas warga di Turki menambah hari libur dengan mengambil cuti tahunan. Sehingga durasi libur bisa mencapai 9 ½ hari.
Di Indonesia, tradisi mudik berlangsung saat Idul Fitri. Sementara di Turki, umat muslim berbondong-bondong pulang ke kampung halaman saat Idul Adha. Orang-orang Turki yang tinggal di luar negeri juga memanfaatkan moment hari raya kurban untuk berkumpul bersama keluarga di tanah air. Mereka yang tinggal di negara-negara Eropa, biasanya mudik menggunakan kendaraan pribadi. Jangan heran, kalau perbatasan negara macet parah saat arus mudik dan balik.
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: