Ilustrasi dua orang wanita. (Pexels/Elle Hughes)
Banyak orang usia 30-an ke atas mulai kehilangan teman dan menarik diri dari dari lingkungan sosial. Mereka biasanya lebih banyak menghabiskan waktunya bersama orang-orang tersayang.
Selain itu, orang di usia 30-an biasanya akan sibuk dengan rutinitasnya masing-masing. Kehilangan banyak teman di usia 30-an adalah hal sangat wajar.
Beberapa orang yang belum menginjak di usia tersebut mungkin pernah bertanya-tanya, kenapa ya orang di usia 30-an cenderung kehilangan banyak teman?
Dikutip dari Pinkvilla, para ahli percaya bahwa kebanyakan orang mudah untuk berteman di lingkungan tanpa stres atau tekanan saat kanak-kanak atau remaja.
Sekolah, perguruan tinggi hingga komunitas menjadi tempat paling indah untuk bertemu dengan teman. Menurut psikolog, tempat kerja bukan tempat yang ideal untuk membuat seseorang mudah berteman.
Sebab, di lingkungan kerja, kebanyakan orang hanya fokus bersaing untuk mendapat pengakuan. Pertemanan di lingkungan kerja jarang langgeng.
Baca juga: Survei: Masa Paling Bahagia Dalam Hidup Ada di Usia 30-an
Seiring berjalannya waktu, mereka yang memasuki usia akhir 20-an mulai bertanya pada diri sendiri apakah teman mereka benar-benar membawa pengaruh positif pada hidup mereka.
Karena itulah mereka jadi pemilih dan cenderung berhati-hati dalam lingkungan pertemanan.
Usia 30-an juga merupakan waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan dengan orang-orang toxic atau beracun yang membawa pengaruh negatif.
Hal ini memang membuat lingkungan pertemanan semakin kecil, namun pasti akan ada seseorang yang benar-benar tulus dan melindungi kamu.
Jadi, di usia 30-an kamu akan benar-benar membidik siapa yang harus diprioritaskan dan menjaga hubungan dengan mereka yang tulus dan membuat kamu merasa dihargai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: