Ahmad Sahroni. (Instagram/@ahmadsahroni) / Ernest Prakasa. (Instagraam/@ernestprakasa)
Baim Wong banjir kritikan pedas dari sejumlah public figur usai mendaftarkan 'Citayam Fashion Week' ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada 20 Juli 2022. Tindakannya dianggap berusaha menyingkirkan kalangan menengah ke bawah.
Baim sendiri mengaku ingin menjadikan Citayam Fashion Week lebih terorganisasi. Ia ingin Citayam Fashion Week menjadi ajang legal dan tidak hanya musiman. Yang paling penting menurutnya ajang tersebut bisa memajukan fashion Indonesia.
Namun, niat baiknya tersebut justru mendatangkan kritikan dari para public figur dan netizen Indonesia. Banyak yang tidak setuju dengan langkah yang diambil oleh Baim Wong.
Daftarin OPEN MIC ke HAKI. Daftarin ROASTING ke HAKI. Daftarin CITAYAM FASHION WEEK ke HAKI. Serakah banget jadi manusia.
— Ernest Prakasa (@ernestprakasa) July 24, 2022
Langkah Baim Wong mendaftarkan merek Citayam Fashion Week ke HAKI juga mendapat sorotan dari sutradara Ernest Prakasa. Ernest bahkan menyebut langkah tersebut adalah sebuah keserakahan.
"Daftarin OPEN MIC ke HAKI. Daftarin ROASTING ke HAKI. Daftarin CITAYAM FASHION WEEK ke HAKI. Serakah banget jadi manusia," tulis Ernest melalui akun Twitter-nya, 24 Juli 2022.
Menurutnya, Haki berfungsi untuk melindungi kreator agar para pekerjaa kreatif bisa sejahtera dengan ide dan karya mereka sendiri. Ia meminta pendaftar merek tersebut untuk memakai hati nuraninya.
"HAKI itu dibuat untuk melindungi kreator, agar pekerja kreatif bisa sejahtera dari ide & karya mereka sendiri. Bukannya dulu-duluan maen sikat mumpung belom ada yang daftarin. Tolong lah dipake akal sehat & hati nuraninya," ujarnya.
Anggota DPR RI Ahmad Sahroni meminta untuk tidak mengklaim kreasi anak muda di SCBD. Menurutnya, Dirjen HAKI juga tidak boleh asal terima atas pengajuaan nama merek begitu saja.
Harus ada kajian mendalam untuk menerima hal merek tersebut. Jangan sampai anak muda yang terlahir secara spontan malah dimanfaatkaan oleh orang lain, tambah Ahmad Sahroni.
"Biarkan anak2 muda berkreasi dengan lepas disana, Drpd Melakukan hal hal negatif dan Untuk para member SCBD jaga kesehatan dan Pulang tepat waktu agar org tua tidak nyari2," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga ikut mengkritik pendaftaran merek Citayam Fashion Week oleh Baim Wong. Ridwan Kamil memberi saran agar pendaftaran HAKI itu dicabut saja.
Dia mengatakan, tidak semua urusan di dunia harus selalu dilihat dari sisi komersial. Fenomena Citayam Fashion Week menurutnya adalah gerakan organik akar rumput yang tumbuh kembaangnya harus natural.
"Sekalinya diformalkan dan dimewahkan, apalagi oleh orang luar, malah akan hilang tujuan dan maksudnya. Dan biasanya gerakannya malah akan mati muda. Biarkan ini jadi cerita, bahwa fashion jalanan tetap adanya di jalanan. Bukan di sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional," kata Ridwan Kamil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: