Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 26 AGUSTUS 2022 • 11:06 WIB

Melihat Geliat Industri Payung Hias Buatan Klaten, Sampai-sampai Bikin Bule Swiss Kepincut

Melihat Geliat Industri Payung Hias Buatan Klaten, Sampai-sampai Bikin Bule Swiss KepincutGeliat industri payung hias Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memang terkenal dengan sentra industri payung. Bahkan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. 

Awalnya masyarakat Juwiring hanya memproduksi payung berbahan kertas, namun berkembang menjadi payung kematian yang biasa ditaruh di makam-makam. 

Geliat industri payung hias Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Berpuluh-puluh tahun usaha payung di daerah Juwiring ini tetap eksis. Namun kini produksi payung mulai bergeser dari yang dulunya payung biasa dan kematian, kini membuat payung dekorasi atau payung hias. 

Salah satu nya adalah Payung Lukis Tradisional Ngudi Rahayu milik Ngadi (55). Ditemui ditempat usahanya yang beralamat di Gumantar, Tanjung, Juwiring, Klaten ini.

Geliat industri payung hias Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Ngadi menceritakan tentang usaha payung hias yang ia geluti hingga saat ini. Awalnya usaha ini didirikan oleh orang tuanya pada 1999. Ngadi pun meneruskan usaha ini dan mulai berinovasi membuat payung lukis, payung lukis buatanya ternyata diminati pasar.

Geliat industri payung hias Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Tak hanya berhenti pada produksi payung lukis, Ngadi yang mempunyai tekat ingin memberdayakan masyarakat sekitar ini terus berinovasi dengan memproduksi berbagai payung hias. 

“Ada banyak yang dibuat mulai payung keraton, payung ritual, payung lukis hingga payung custom dengan ukuran diameter mencapai 4 Meter,” ujar Ngudi. 

Geliat industri payung hias Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Kini usaha payung hias milik Ngadi menampung lebih dari 25 pekerja yang semuanya adalah warga desa setempat. Payung hias produksi Ngudi Rahayu ini dibanderol dengan harga mulai Rp20 ribuan hingga Rp3 jutaan. 

Geliat industri payung Klaten. (Z Creators/Eko Haryanto)

Penjualan payung hias Ngudi Rahayu sudah mencapai ke hampir seluruh kota besar di Indonesia. Ia juga sering mendapat pesanan dari keraton-keraton untuk acara adat.

Bahkan ia pernah didatangi bule Swiss yang kepincut untuk membeli beberapa payung lukis sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke negaranya.

Artikel menarik lainnya: 

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Melihat Geliat Industri Payung Hias Buatan Klaten, Sampai-sampai Bikin Bule Swiss Kepincut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!