Ilustrasi ibu hamil tidur siang (Freepik)
Susah tidur atau insomnia menjadi salah satu masalah umum yang dirasakan wanita selama masa kehamilan. Nah kondisi ini bisa ditangani dengan menerapkan cara mengatasi susah tidur saat hamil.
Menurut American Pregnancy Association, insomnia bagi ibu hamil (bumil) merupakan hal wajar. Penyebab bumil susah tidur biasanya dikarenakan beberapa faktor yang mengganggu tidur.
Di antaranya, kram kaki, sakit punggung, hidung tersumbat, mual, heartburn (ulu hati terasa seperti terbakar), sering buang air kecil, dan apnea tidur (kesulitan bernapas saat tidur).
Lalu, bagaimanakah cara mengatasi susah tidur saat hamil yang bisa diterapkan? Langsung saja yuk, simak ulasannya dalam artikel berikut ini:
Posisi tidur dapat memengaruhi kualitas tidur. Hal ini juga berlaku bagi ibu hamil. Melansir American Pregnancy Association, posisi tidur terbaik untuk wanita hamil adalah tidur miring.
Ketika bumil sering insomnia, coba ubahlah posisi tidur menghadap ke sebelah kiri untuk meningkatkan jumlah darah dan nutrisi menuju plasenta secara maksimal.
Kemudian, tekuk kedua lutut dan letakkan bantal atau guling di antara kedua lutut. Posisi tersebut efektif mengurangi sakit punggung atau tubuh pegal-pegal yang dirasakan ibu hamil.
Bantal atau guling tambahan sangat berguna bagi ibu hamil, salah satunya memberi kenyamanan tidur serta meningkatkan kualitas tidur semaksimal mungkin.
Jadi sebelum tidur, gunakan bantal tersebut untuk mengganjal tubuh. Ibu hamil juga bisa menggunakan bantal tersebut untuk menahan bagian perut ketika tidur.
Cara mengatasi susah tidur saat hamil yaitu membuat jadwal tidur siang. Tidur siang hari akan memenuhi kebutuhan tidur, sehingga stamina ibu hamil tetap terjaga dan tubuh segar kembali.
Nah, khusus tidur siang, sebaiknya jangan terlalu lama. Durasi ideal sekitar 1-2 jam saja. Sebab jika terlalu lama, ibu jadi akan sulit tidur di malam hari.
Menurut American Pregnancy Association, melakukan olahraga ringan selama kehamilan berdampak baik bagi bumi. Di antaranya, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi sakit punggung, memperbaiki mood dan energi, menjaga postur tubuh tetap baik, serta menguatkan tubuh.
Untuk olahraga ringan yang disarankan seperti jalan santai, berenang, yoga, meditasi ataupun senam hamil. Tapi akan lebih baik jika konsultasi langsung dengan dokter kandungan terkait olahraga yang tepat untuk ibu hamil.
Susu mengandung asam amino tryptophan yang berguna meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Serotonin berkontribusi memberi rasa ngantuk lebih lama dan tidur lebih pulas.
Selain itu, konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan protein juga baik bagi wanita hamil menjelang waktu tidur malam.
Paparan cahaya dari layar gawai secara tak langsung memaksa otak untuk terus terjaga. Inilah yang kerap membuat ibu hamil susah tidur malam.
Nah, untuk mengatasi insomnia bagi ibu hamil, coba kurangi intensitas penggunaan ponsel. Kurangi juga mengakses media sosial selama berjam-jam menjelang waktu tidur.
Bukan hanya ponsel, peralatan elektronik lain seperti tablet, televisi dan laptop, sebaiknya dijauhkan dari jangkauan, setidaknya satu jam sebelum tidur.
Itulah beberapa cara mengatasi susah tidur atau insomnia pada ibu hamil yang bisa dilakukan. Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: