Ilustrasi tubuh berkeringat. (Photo/Ilustrasi/freepik)
Beberapa orang mengalami keringat yang mencucur setiap saat, dan banyak yang menyangka bahwa hal ini merupakan tanda-tanda syndrome dalam tubuh seseorang.
Namun, ternyata hal tersebut bukanlah semata-mata alasannya, melainkan banyak alasan lainnya yang membuat keringat pada tubuh seseorang terus bercucuran. Berikut alasannya!
1. Masalah kehidupan sehari-hari
Perasaan stres dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga kamu mulai berkeringat, kata Dr. Pantaleo.
"Mengontrol kecemasan dapat membantu dalam situasi ini, terutama teknik relaksasi yang mengurangi kecemasan," kata Dr. Pantaleo.
2. Hiperhidrosis
Hiperhidrosis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan keringat berlebih.
“Orang dengan hiperhidrosis biasanya berkeringat sekitar empat sampai lima kali lebih banyak daripada orang lain,” kata Dr. Pantaleo.
Menurut International Hyperhidrosis Society, mereka yang mengalaminya akan terasa seperti keringat yang tidak terkendali, dapat terjadi dengan sendirinya atau akibat kondisi medis yang akan dijelaskan pada poin berikutnya.
Baca Juga: Kenali Bau Air Kencing Seperti Ini Jadi Pertanda Kamu Kena Penyakit
Pengalaman ini paling sering dimulai sebelum usia 25 tahun, sering muncul di tangan, kaki atau ketiak dan periode berkeringat terjadi setidaknya seminggu sekali.
Adapun pengobatan yang efektif untuk hiperhidrosis, termasuk antiperspiran tertentu dan prosedur non-invasif permanen. Namun tetap, konsultasikanlah hal ini dengan dokter.
3. Mengonsumsi beberapa makanan
Sebelum berkeringat, mungkin kamu mengonsumsi makanan pedas atau panas yang membuat kamu menyalakan kipas angin. Hal itu termasuk hal yang wajar, karena tubuh memerlukan suhu yang normal sehingga mengeluarkan keringat untuk mengembalikan suhu normal dalam tubuh.
Namun jika kamu mengonsumsi makanan dingin dan tetap berkeringat berlebihan maka kemungkinan merupakan kondisi kesehatan yang menyebabkan hiperhidrosis.
4. Akibat obat yang diminum
Beberapa obat dapat bekerja pada bagian tertentu dari otak dan sistem saraf, yang pada akhirnya memicu keringat. Obat tersebut diantaranya obat antidepresan, seperti SSRI dan antidepresan trisiklik, NSAID seperti naproxen, opioid, antibiotik dan antivirus tertentu, kortikosteroid, obat tiroid dan insulin, dilansir dari DermNet NZ.
Satu tanda yang menjelaskan keringat berasal dari obat-obatan yaitu keringat cenderung terjadi di sekujur tubuh daripada hanya di titik-titik tertentu misalnya kaki atau tangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: