Anak Sekolah Dasar di Indonesia (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, banyak anak-anak yang terpapar COVID-19. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memahami gejalanya.
Pasalnya berdasarkan data per 20 September 2021, sebanyak 1.296 klaster Corona di sekolah tercatat selama pelaksanaan PTM terbatas. Siswa SD menjadi yang paling banyak terkonfirmasi positif COVID-19, yakni 6.908 anak.
Mereka disebutkan cukup rentan tertular virus Corona, apalagi anak-anak yang di bawah usia 12 tahun seperti anak SD yang belum mendapatkan vaksin COVID-19. Lalu, apa saja gejalanya?
Dari gejala di atas, diharapkan agar para orang tua lebih peka dan yang paling utama terus menegaskan kepada anak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Apabila memang si buah hati tak enak badan atau kurang sehat, maka disarankan untuk beristirahat saja di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: