Ilustrasi mei instan. (Freepik)
Belum lama ini heboh Mie Sedaap cup dilarang edar di Taiwan. Berdasarkan laporan media Taiwan, pengiriman Mie Sedaap diblokir lantaran ditemukan kandungan residu pestisida dalam jumlah berlebihan.
FDA mengatakan total 19 pengiriman telah ditolak masuk ke Taiwan baru-baru ini oleh Administrasi Bea Cukai, salah satunya mi instan dari Indonesia.
Mengenai kandungan pestisida di mie instan buatan Indonesia, sebenarnya apa sih bahaya pestisida untuk kesehatan?
Sebelum membahas bahaya dari pestisida, perlu diketahui bahwa zat kimia ini efektif untuk mengendalikan hama. Umumnya zat kimia ini digunakan di sawah atau ladang untuk membasmi hama pertanian.
Baca juga: Ditemukan Kandungan Pestisida, Taiwan Blokir Pengiriman Mie Instan dari Indonesia
Dilansir Alodokter, pestisida yang masuk ke tubuh manusia bisa merusak sel dan mengganggu fungsi organ. Jika zat kimia tersebut secara terus-menerus masuk ke tubuh berisiko menimbulkan beberapa masalah kesehatan, seperti:
Pestisida mengandung bahan kimia yang dapat merusak sistem saraf. Sehingga ibu hamil disarankan untuk menghindari paparan pestisida, terutama pada trimester pertama kehamilan.
Hal ini lantaran 3 bulan pertama kehamilan, sistem saraf janin sedang berkembang pesat. Jika ibu hamil terpapar pestisida bisa sebabkan risiko komplikasi kehamilan.
Sudah banyak penelitian yang mengaitkan paparan pestisida dalam jangka panjang dengan kemunculan kanker, seperti kanker ginjal, kulit, otak, limfoma, payudara, prostat, hati, paru-paru, dan leukimia.
Pestisida bisa menyebabkan gangguan reproduksi, baik pada pria maupun wanita. Pada pria, pestisida dapat menyebabkan gangguan hormon yang kemudian bisa mengakibatkan penurunan produksi sperma.
Sementara pada wanita, berisiko mengalami gangguan kesuburan dan melahirkan secara prematur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: