Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 AGUSTUS 2022 • 18:15 WIB

Perubahan Perilaku yang Tidak Sehat karena Stres, Jangan Sepelekan!

Perubahan Perilaku yang Tidak Sehat karena Stres, Jangan Sepelekan!Ilustrasi stres. (Pexels/Andrew Neel)

Dalam situasi stres yang berlebihan, stres dapat memproyeksikan dirinya dalam bentuk gejala dan tanda fisik. Karena itulah menjaga kesehatan mental sama pentingnya menjaga kesehatan fisik. Sebab, keduanya akan selalu berhubungan.

Gejala stres terhadap orang sendiri bervariasi. Mulai dari mengalami nyeri di bagian dada, sakit kepala hingga sakit perut. Selain itu, mengalami sakit kepala parah hingga kesulitan berhubungan seksual dengan pasangan.

Bahkan, stres juga bisa membuat pencernaan terganggu dan membuat wajah jadi berjerawat.

Dalam situasi yang parah, orang memilih untuk mengatasi stres mereka dengan membuat pilihan hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, stres juga dapat ditandai dengan perubahan perilaku yang tidak sehat seperti:

  1. Kebiasaan gugup seperti menggigit kuku atau mondar-mandir
  2. Peningkatan konsumsi alkohol, rokok atau obat-obatan untuk sekadar bersantai
  3. Jadi doyan berjudi dan menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang tidak perlu
  4. Mengalami gangguan makan seperti nafsu makan berkurang atau makan berlebihan
  5. Tidur tidak teratur atau bahkan bisa tidak tidur sama sekali

Cara mendiagnosa stres

Stres bersifat subjektif yang berarti tidak mungkin untuk mengukurnya dengan mesin. Sedangkan gejala dan tingkat keparahan stres dapat dipahami dari informasi langsung yang diberikan oleh orang yang mengalaminya.

Tanda-tanda stres dapat berupa perubahan perilaku dan fisik yang terlihat oleh orang lain yang dapat dipahami dengan berbicara dengan anggota keluarga dekat dari individu yang stres.

Biasanya, penyedia layanan kesehatan mengguanakan kuisioner yang membantu mereka memahami tingkat stres dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Adapun gejala fisik dari stres kronis dapat ditunjukkan dengan gejala yang parah seperti peningkatan denyut jantung atau tekanan darah tinggi. Meski gejala fisik ini bisa diobati melalui pengobatan, sebaiknya obati penyebab gejala stres itu sendiri.

Akabn lebih sempurna bila kita memiliki sedikit pil kebahagiaan yang akan membantu kita mengalahkan semua stres kita. Namun, itu tidak mungkin karena stres sangat subjektif.

Berikut gaya hidup yang bisa kamu terapkan bila ingin terhindar dari stres yang berlebihan:

  • Beristirahat dari berita yang beredar di media sosialA
  • Istirahat dan olahraga yang cukup
  • Lakukan diet sehat
  • Cobalah latihan pernapasan atau yoga
  • Pergi untuk meditasi atau terapi musik
  • Hindari penggunaan zat, alkohol, rokok dan obat-obatan
  • Berkomunikasi dengan teman atau orang yang kamu percaya

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perubahan Perilaku yang Tidak Sehat karena Stres, Jangan Sepelekan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!