Ilustrasi pasien dan dokter. (Los Muertos Crew
Dokter menjelaskan bahwa ada 2 kemungkinan seseorang meninggal mendadak karena gangguan jantung di usia muda. Kemungkinan penyebabnya adalah karena penyakit jantung koroner atau sindrom Brudga (gangguan irama jantung akibat kelainan genetik).
Menurut Dokter Spesialis Jantung Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Budhi Asih Jakarta Timur, dr Rizky Aulia Sp.Jp, dikutip dari laman p2ptm.kemkes, serangan jantung sendiri adalah terjadinya penyumbatan di pembuluh darah koroner secara akut atau mendadak.
Penyumbatan tersebut biasanya diawali dengan pembentukan kerak di dalam pembuluh darah. Hal itulah yang disebut sebagai coronary artery disease atau penyakit jantung koroner.
Baca juga: Waduh! Hijaber Cantik Ini Makan Mata Sapi Mentah, Diklaim Baik untuk Kesehatan Jantung
Pembentukan kerak di dalam pembuluh darah sendiri biasanya dimulai sejak usia muda, yaitu di usia dua puluhan tahun atau bahkan belasan. Berikut 5 faktor risiko jantung koroner yang harus kamu ketahui:
Orang dengan kencing manis yang tidak terdeteksi akan terjadi pembentukan kerak di pembuluh darahnya.
Orang dengan darah tinggi yang memiliki tensi di atas 140/90 namun tak terdeteksi juga tidak pernah dioperasi, berpotensi memunculkan kerak di suluruh tubuh termasuk pembuluh darah koroner.
Kolestrol tinggi biasanyaA ditandai dengan kolestrol yang totalnya di atas 200 atau LDL (kolestrol jahat) di atas 150 yang dapat menyebabkan sumbatan.
Rokok sendiri mengandung zat yang dapat menyebabkan iritasi pada dinding pembuluh darah sehingga memudahkan terbentuknya kerak.
Selain kebiasaan-kebiasaan tidak sehat, gangguan jantung juga bisa disebabkan karena faktor keturunan atau genetik yang menyebabkan pembuluh darah seseorang gampang dibentuk kerak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: