Ilustrasi mata bintitan (alpineeyecare.com)
Bintitan merupakan benjolan yang muncul pada kelopak mata yang mirip seperti jerawat atau bisul.
Penyebab mata bintitan adalah bakteri Stafilokokus yang ditularkan melalui sentuhan tangan, riasan mata, atau penggunaan lensa kontak.
Meski tidak mengganggu penglihatan, mata bintitan menimbulkan rasa sakit dan nyeri karena di dalamnya terdapat nanah.
Untuk menghilangkan nyeri dan mengeluarkan nanah, ada obat mata bintitan alami yang bisa dijadikan pertolongan pertama sebelum menggunakan obat di apotek.
Berikut ini INDOZONE bagikan beberapa obat mata bintitan dari bahan alami yang terbukti ampuh dan aman tanpa efek samping.
Air garam berperan penting dalam menyerap penumpukan cairan nanah ketika mata bintitan.
Bukan itu saja, garam juga mampu mengatasi infeksi bakteri penyebab mata bintitan.
Obat mata bintitan alami dapat diperoleh dengan melakukan kompres menggunakan air hangat.
Suhu panas mampu membuka saluran kelenjar pada kelopak mata yang tersumbat.
Sehingga, membantu mengempiskan bintitan, mengeluarkan nanah, dan mengurangi rasa nyeri.
Teh memiliki sifat antibakteri yang berasal dari asam tanin, sehingga dapat meredakan pembengkakan.
Kandungan kafein pada teh, juga dapat meningkatkan aliran darah untuk mengeluarkan cairan yang menumpuk.
Sabun atau sampo bayi pada umumnya memiliki formula ringan yang tidak menimbulkan perih di mata.
Inilah yang membuat sabun bayi dapat digunakan sebagai obat mata bintitan yang ampuh.
Membersihkan mata dengan sabun bayi juga dapat mencegah bintitan muncul kembali di kemudian hari.
Berdasarkan International Journal of Medical Science and Clinical Inventions, minyak kelapa mampu mencegah penyebaran bakteri karena memiliki sifat antimikroba.
Tak hanya itu, minyak kelapa juga bersifat anti-inflamasi yang dapat meredakan bengkak akibat mata bintitan sekaligus mengurangi rasa nyeri.
Itulah rekomendasi obat mata bintitan dari bahan alami yang terbukti cukup ampuh dan aman tanpa efek samping. Semoga mata bintitan kamu segera sembuh!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: