Ilustrasi kaki pecah pecah (pixabay/_Em______ )
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kaki pecah-pecah, seperti penggunaan alas kaki, berdiri terlalu lama, obesitas, dan faktor usia.
Kaki pecah-pecah tak hanya menggangu penampilan, tetapi juga menimbulkan rasa perih pada telapak kaki.
Jika dibiarkan terus-menerus, maka kaki pecah-pecah dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.
Untuk mengatasinya, ada beberapa obat kaki pecah-pecah dari bahan alami yang bisa jadi pilihan terbaik.
Sebelum menggunakan obat di apotek, tak ada salahnya mencoba obat kaki pecah pecah paling ampuh dari bahan alami berikut ini:
Merendam telapak kaki dengan air garam secara rutin dapat mengatasi kulit kaki pecah-pecah.
Selain itu, merendam kaki dengan air hangat bisa merawat kuku kaki, menghilangkan bau, mengurangi nyeri dan merilekskan otot.
Potreleum jelly merupakan jenis pelembap oklusif yang dapat mencegah kulit dari kekeringan.
Tekstur petroleum jelly yang berminyak dan lengket melindungi kulit bagian luar dari penguapan.
Obat untuk kaki pecah pecah ini berperan menjaga kelembapan kulit, sehingga tumit dan telapak kaki tidak mudah terkelupas.
Berdasarkan penelitian National Center for Biotechnology Information, madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri.
Kandungan tersebut mampu menyembuhkan luka, membersihkan bakteri, dan melembapkan kulit.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kaki yang Sudah Lama Menghitam
Bukan rahasia lagi jika minyak kelapa merupakan bahan alami yang dapat memberikan kelembapan ekstra.
Minyak kelapa mengandung antimikroba dan memiliki sifat antiinflamasi yang ampuh melawan infeksi.
Tak heran jika minyak kelapa sering direkomendasikan sebagai obat alami kaki pecah pecah, eksim, bahkan psoriasis.
Menurut Healthline, obat kumur juga dapat mengatasi masalah kaki pecah-pecah.
Obat kumur mengandung antiseptik, alkohol, menthol, thymol, eucalyptol, dan methyl salicylate yang dapat membunuh kuman.
Itulah beberapa obat kaki pecah-pecah dari bahan alami yang terbukti paling ampuh. Jika gejala memburuk, segera kunjungi layanan kesehatan terdekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: