Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 DESEMBER 2022 • 20:06 WIB

5 Tanda Masalah Kejiwaan yang Jarang Disadari Orang

5 Tanda Masalah Kejiwaan yang Jarang Disadari OrangIlustrasi seseorang yang sedang alami gangguan kejiwaan

Masalah kesehatan mental di Indonesia dinilai masih belum memperoleh perhatian yang semestinya. Bahkan, pengetahuan masyarakat akan hal tersebut, masih terbilang sedikit.

Terkadang saat alami gangguan jiwa, masyarakat tidak mudah mengenalinya. Sebelum mengetahui ciri-cirinya, kita harus mengerti terlebih dahulu perbedaan ODMK dan ODGJ.

ODMK, adalah singkatan dari orang dengan masalah kejiwaan, yang di mana orang ini belum sakit. Mereka baru mengalami masalah yang berpotensi menyebabkan gangguan jiwa.

Sementara ODGJ adalah, singkatan dari orang dengan gangguan jiwa. ODGJ merupakan kelompok orang yang sudah didiagnosis memiliki gangguan jiwa seperti contohnya bipolar disorder, skizofrenia, dan lainnya.

Baca Juga: Dampak Negatif Bagi Orang yang Dipasung, Tradisi yang Masih Belum Hilang di Indonesia

Lantas, seperti apa ya gejala yang umumnya muncul saat mengalami masalah kejiwaan?

Menurut Kepala Divisi Psikiatri Forensik Departemen Psikiatri FKUI-RSCM dr Natalia Widiasih, SpKJ(K), MPd.Ked, umumnya orang dengan masalah kejiwaan (ODMK), sangat sulit mengkomunikasikan kondisinya kepada orang lain. Sehingga, gejala atau tanda-tandanya sulit disadari.

"Kita tahu ODMK itu ada kesulitan dalam mengkomunikasikan kondisinya... Biasanya, tanda-tanda khas ODMK itu dikenal oleh orang-orang terdekatnya," ucap dr Natalia dalam media briefing, Kamis (8/12/2022).

Berikut, beberapa gejala orang dengan masalah kejiwaan:

1. Perubahan Suasana Hati

Perubahan suasana hati atau mood swing pada orang dengan masalah kejiwaan terjadi sangat drastis. Gejala ini cukup banyak dialami seseorang.

"Orang yang biasanya happy, tiba-tiba diem, tiba-tiba menangis. Padahal enggak ada pemicunya. Itu mungkin kita harus liat," kata dr Natalia.

2. Gangguan Tidur

Mayoritas orang dengan gangguan kejiwaan mengalami gangguan tidur. Gangguan ini berupa, terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur, sulit tidur, sering bangun di malam hari, tidur tidak berkualitas, atau tidak bisa tidur sama sekali.

Akibat gangguan tidur tersebut, seseorang bisa merasa lemas dan sulit berkonsentrasi.

Baca Juga: Fakta Terkait Orang Gila Jarang Sakit: Tidak Bisa Bedakan Kondisi Tubuhnya

3. Sulit Berpikir

Tanda-tanda lainnya, orang dengan masalah kejiwaan, mungkin mengalami kesulitan mengingat, berkonsentrasi, atau berpikir logis.

"Kemudian tanda-tanda lainnya, bisa aja orang itu jadi neggak nyambung ngomongnya atau jadi lupaan, enggak konsentrasi, atau orang yang tiba-tiba teliti, kemudian jadi reckless. Ada tanda-tandanya orang dengan masalah kejiwaan, mengalami perubahaan kebiasaan," ungkapnya.

4. Melibatkan Diri Pada Hal Berbahaya

Orang dengan masalah kejiwaan, cenderung tidak peduli akan kesehatan dan keselamatan diri atau orang lain. Kelompok ini rentan mengalami berbagai masalah perilaku.

Mulai dari kecanduan zat adiktif, alkohol, hingga percobaan bunuh diri.

5. Sulit Bersosialisasi dengan Orang Lain

Orang dengan masalah kejiwaan, kerap menarik diri dari lingkungannya agar menghindari interaksi sosial. Sehingga, sulit bagi orang lain untuk membaca kondisi yang tengah dialami.

Namun, dr Natalia mengingatkan, jika ada indikasi seseorang mengalami masalah kejiwaan, untuk selalu didampingi dan jangan pernah ditinggalkan sendirian. Sebab, jika orang tersebut merasa ditinggalkan, akan berujung memiliki gangguan kejiwaan (ODGJ).

"Biasanya orang dengan masalah kejiwaan, sering dijauhi dan ditinggalkan. Sehingga, dia merasa sendiri. Jadinya malah berujung ke arah ODGJ," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

5 Tanda Masalah Kejiwaan yang Jarang Disadari Orang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!