Ilustrasi buah-buahan yang mengandung kalsium
INDOZONE.ID - Tubuh manusia membutuhkan kalsium sebagai nutrisi penting, karena baik untuk kesehatan tulang, fungsi jantung, kontraksi otot, dan transmisi saraf.
Kalsium adalah mineral berlimpah yang penting untuk menghindari masalah kesehatan. Dokter menganjurkan untuk mengonsumsi minimal 1.000 miligram kalsium setiap hari.
Oleh karena itu, menjaga pola makan kaya akan kalsium sangat penting untuk menjalani hidup sehat.
Tidak hanya untuk membentuk dan memperkuat tulang dan gigi, kalsium juga memiliki peranan penting lainnya untuk tubuh seperti, membantu tubuh melepaskan hormon yang diperlukan.
Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya kalsium sangat penting. Sebagai elektrolit, kekurangan kalsium dapat menyebabkan irama jantung tidak teratur, kram otot, kejang, mati rasa pada jari tangan dan kaki, kelelahan, dan kurang nafsu makan.
Bahkan kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat menyebabkan lemahnya tulang dan osteoporosis.
Konsumsi buah-buahan yang tinggi kalsium menjadi salah saatu cara yang bagus untuk meningkatkan asupan mineral harian.
Buah-buahan tetap menambah total asupan kalsium, walaupun tidak setinggi produk susu atau sayuran tertentu.
Menambahkan beragam buah-buahan ke dalam konsumsi harian, dapat membantu mendapatkan kalsium yang dibutuhkan untuk kekuatan tulang.
Nah, berikut ini buah-buahan tinggi kalsium beserta kandungan lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan kita – menurut Dr. Nicolette Natale (D.O.):
1. Aprikot
Buah Aprikot/pixabay.com
Serat dalam aprikot dapat melancarkan buang air besar secara teratur dan membantu mencegah sembelit.
Kandungan beta-karoten aprikot yang tinggi dapat membantu penglihatan dan kesehatan mata secara keseluruhan.
Konsentrasi potasium dalam aprikot dapat membantu pengaturan tekanan darah, sehingga menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Catat, Ini 5 Bahan Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Cukupi Kebutuhan Kalsium
2. Nanas
Ilustrasi buah nanas yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. (Freepik)
Buah nanas kaya akan vitamin C dan antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan kulit, dan membantu penyembuhan luka.
Nanas juga mengandung bromelain, yaitu kombinasi enzim yang dapat membantu meningkatkan pencernaan dengan memecah protein.
Bromelain juga memiliki efek anti-inflamasi, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meringankan gejala penyakit.
3. Kiwi
Ilustrasi kiwi. (Pexels/PhotoMIX Ltd.)
Jeruk juga mengandung kalsium. Jeruk dikenal karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi, yang merangsang sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka, dan berfungsi sebagai antioksidan, melindungi sel dari kerusakan.
Selain vitamin C dan kalsium, jeruk juga mengandung serat makanan yang meningkatkan kesehatan pencernaan, mencegah sembelit, dan membantu menjaga berat badan.
Jeruk juga mengandung antioksidan, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis dengan menetralisir radikal bebas yang ada di dalam tubuh.
5. Jambu Merah
Ilustrasi jambu merah
Selain mengandung kalsium, jambu merah juga mengandung potasium yang dapat membantu mengatur tekanan darah dan detak jantung.
Tidak hanya itu, serat makanan dan antioksidan dalam jambu merah juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.
Menurut beberapa penelitian, jambu merah dapat membantu mengatur kadar gula darah, karena kandungan seratnya yang tinggi dan kemampuannya menurunkan penyerapan karbohidrat.
Jambu biji dianggap sebagai salah satu makanan bervitamin A yang dapat meningkatkan kesehatan mata.
Baca Juga: Catat, Ini 5 Bahan Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Cukupi Kebutuhan Kalsium
6. Blackberry
Ilustrasi buah blackberry
Backberry kaya akan kalsium dan antioksidan. Nutrisinya juga membantu melawan stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Kandungan serat yang tinggi dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengatur kadar gula darah, dan meningkatkan rasa kenyang yang membantu pengelolaan berat badan.
Blackberry mengandung vitamin K, yang bisa membantu pembekuan darah dan kesehatan tulang.
7. Pepaya
Ilustrasi buah pepaya
Enzim papain yang ditemukan dalam buah papaya dapat meningkatkan pencernaan dengan memecah protein. Hal ini dapat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki gangguan lambung.
Pepaya menjadi salah satu buah yang mengandung kalsium memiliki kandungan vitamin C yang kuat, sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh dalam melawan penyakit.
Kandungan beta-karoten dalam pepaya juga dapat meningkatkan penglihatan yang baik dan dapat menurunkan resiko degenerasi terkait usia.
8. Kurma
Ilustrasi buah kurma (Freepik/azerbaijan_stockers)
Kurma memiliki tekstur yang lembut dan kenyal serta rasa yang manis seperti madu. Kurma adalah sumber energi alami, kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral.
Kurma yang kaya kalsium dan mudah beradaptasi ini dihargai karena penggunaannya dalam pengobatan tradisional.
Berikut ini beberapa manfaat dari buah kurma:
1. Kaya akan nutrisi: Buah-buahan kaya kalsium ini dikemas dengan vitamin (seperti vitamin B) dan mineral seperti potasium, magnesium, dan tembaga.
2. Sehat bagi pencernaan: Kandungan seratnya yang tinggi mendukung pencernaan, meredakan sembelit, dan meningkatkan mikrobioma usus yang sehat.
3. Sebagai pemanis alami: Buah berkalsium ini menjadi alternatif yang lebih sehat daripada gula rafinasi karena rasa manis alami dan profil nutrisinya.
4. Penambah energi: Dengan kandungan karbohidratnya yang tinggi, kurma menyediakan sumber energi yang cepat, menjadikannya ideal untuk camilan sebelum latihan.
9. Delima
Buah Delima. (Photo/Ilustrasi/Pexels)
Kombinasi kuat antara rasa manis, asam, vitamin C, dan beberapa antioksidan membuat buah delima menjadi buah yang kaya akan kalsium.
Delima biasanya digunakan dalam berbagai hidangan, minuman, dan perawatan medis. Buah satu ini dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan.
Berikut manfaat dari buah delima:
1. Sifat anti-peradangan: Buah-buahan yang kaya kalsium ini membantu mengurangi peradangan dan berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis.
2. Meningkatkan imunitas: Dengan kandungan vitamin C yang tinggi, delima dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi.
3. Meningkatkan sistem pencernaan: Kandungan serat buah delima mampu mendukung kesehatan pencernaan dan dapat meringankan masalah pencernaan.
4. Potensi pencegahan kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah delima dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu.
5. Manfaat kulit: Ekstrak atau jus buah delima bermanfaat bagi kesehatan kulit dengan meningkatkan produksi kolagen dan melindungi dari kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.
Writer: Putri Surya Ningsih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Myfooddata