Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 15 DESEMBER 2024 • 18:15 WIB

Amankah Menunda Haid Saat Liburan? Ini Penjelasan dan Efek Sampingnya

 

Amankah Menunda Haid Saat Liburan? Ini Penjelasan dan Efek SampingnyaIlustrasi siklus haid/Med Life

INDOZONE.ID - Menunda haid sering menjadi solusi praktis bagi mereka yang ingin tetap nyaman di momen penting. Misal, ada acara besar, perjalanan, atau kegiatan yang memerlukan mobilitas tinggi. 

Dikutip Medical News Today, metode ini, dapat dilakukan dengan bantuan kontrasepsi hormonal. Namun, penting untuk memahami cara kerja, risiko, dan efek sampingnya sebelum memutuskan penggunaannya.

Pilihan Kontrasepsi Hormonal untuk Menunda Haid

Berbagai metode kontrasepsi hormonal dapat digunakan untuk menunda haid, di antaranya:

1. Norethindrone

Norethindrone adalah bentuk hormon progesteron yang dapat diresepkan dokter. Obat ini bekerja dengan menstabilkan lapisan rahim, sehingga perdarahan menstruasi tertunda.

Biasanya, norethindrone diminum tiga kali sehari, mulai dari 3–4 hari sebelum haid diperkirakan tiba. Setelah penggunaan dihentikan, haid akan muncul dalam 2–3 hari.

Catatan Penting:

  • Ketika digunakan untuk menunda haid, norethindrone tidak berfungsi sebagai alat kontrasepsi. Sehingga, diperlukan metode kontrasepsi tambahan seperti kondom untuk mencegah kehamilan.
  • Efek samping yang mungkin terjadi meliputi mual, sakit kepala, perubahan suasana hati, dan nyeri pada payudara.

2. Pil Kontrasepsi Kombinasi

Amankah Menunda Haid Saat Liburan? Ini Penjelasan dan Efek SampingnyaIlustrasi Pil Kontrasepsi Darurat. (Photo/Ilustrasi/Freepik)

Pil ini mengandung estrogen dan progestin. Untuk menunda haid, pengguna dapat mengonsumsi dua kemasan pil aktif secara berturut-turut tanpa jeda. Namun, metode ini tidak cocok untuk pengguna pil progestogen saja.

  • Pil Monofasik 21 Hari: Lewati jeda 7 hari tanpa pil dan langsung mulai kemasan baru.
  • Pil Harian (ED): Hindari pil tidak aktif dan lanjutkan dengan pil aktif.
  • Pil Fase (Phasic): Karena kandungan hormonnya berbeda tiap fase, konsultasi dengan dokter diperlukan.

     Efek Samping: Mual, muntah, diare, atau perdarahan di luar jadwal.

Baca Juga: Benarkah Pisang Dapat Mengurangi Nyeri Haid? Ini Faktanya

3. Koyo Kontrasepsi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Amankah Menunda Haid Saat Liburan? Ini Penjelasan dan Efek Sampingnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!