INDOZONE.ID - Menjalani puasa Ramadhan dengan rasa nyaman menjadi tantangan bagi para lansia. Terutama saat menjalani ibadah salat Tarawih maupun salat sunah yang membuat mereka berdiri berjam-jam.
Tak bisa dipungkiri, seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami perubahan. Seperti berkurangnya massa otot dan kepadatan tulang serta menipisnya bantalan sendi.
Hal ini dapat mempengaruhi kenyamanan dalam bergerak, terutama saat duduk lama ketika tadarus, berdiri lebih lama saat salat Tarawih dan Tahajud, hingga harus melewati perjalanan mudik yang panjang nanti.
Tak perlu khawatir, karena selama Ramadhan, para lansia bisa tetap aktif menjalani hari dan memperbanyak ibadah.
Tentunya dengan melakukan persiapan yang tepat, salah satunya menjaga menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot.
Berikut adalah empat cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot agar ibadah tetap nyaman dan lancar selama Ramadhan. Yuk simak.
Ilustrasi lansia berbuka puasa. (Dok Anlene)
Tubuh memerlukan nutrisi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari, terutama selama berpuasa. Dengan lebih dari 12 jam tanpa asupan makanan dan minuman, penting untuk mengembalikan energi dan memenuhi kembali nutrisi yang hilang saat sahur dan berbuka.
Konsumsi makanan sesuai rekomendasi gizi seimbang dengan pemenuhan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Untuk menjaga kesehatan tulang, pastikan asupan kalsium dan vitamin D dari makanan seperti susu, terutama susu rendah lemak yang kaya akan kalsium dan protein.
Sementara itu, konsumsi protein dari susu, daging, telur, dan kacang-kacangan juga membantu memperkuat otot. Magnesium dan omega-3 yang terdapat dalam kacang-kacangan serta ikan juga berperan dalam menjaga fleksibilitas sendi.
Marketing Manager Anlene Halin Hasra, menjelaskan, susu Anlene bisa diandalkan saat berpuasa karena membantu mendukung nutrisi harian. Minum susu saat sahur dan berbuka membantu tubuh tetap kuat dan berenergi.
“Minum dua gelas per hari dapat memenuhi 100% kebutuhan kalsium harian serta mengandung kolagen, tinggi vitamin C, tinggi protein, vitamin B6, B12 dan kalium. Selain itu, tidak mengandung gula tambahan, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah dan tetap aman dikonsumsi,” terangnya.
Baca Juga: 4 Cara Sayangi Lutut Supaya Awet Sampai Lansia: Olahraga hingga Hindari Rokok
Ilustrasi lansia tengah olahraga untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk lututnya.
Olahraga tetap bisa dilakukan selama Ramadan dengan waktu yang tepat, seperti satu jam sebelum berbuka, setelah berbuka, atau sebelum sahur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung