INDOZONE.ID - Bawang putih itu bisa dibilang bumbu wajib di dapur. Hampir semua masakan Nusantara—dari tumis sayur sampai ayam goreng—nggak lengkap tanpa aroma bawang putih yang harum.
Tapi tahukah Kamu, selain bikin makanan makin sedap, bawang putih juga sarat dengan mitos unik?
Konon katanya, bawang putih bisa jadi penolak bala, pembawa keberuntungan, bahkan pelindung dari vampir.
Entah benar atau nggak, yang jelas, tanaman ini memang punya “kekuatan” lain: allicin.
Baca juga: 7 Tanda Gebetanmu Siap Melangkah ke Hubungan Serius, Apa Saja?
Senyawa ini muncul saat bawang putih diiris atau dihancurkan, bikin baunya khas sekaligus punya efek antibakteri, menurunkan kolesterol, sampai bantu detoks tubuh.
Jadi, selain bikin enak makanan, bawang putih juga bisa dibilang punya “bonus kesehatan”.
Nah, kabar baiknya: menanam bawang putih itu gampang banget. Bahkan, banyak yang bilang bakal rugi kalau nggak coba. Yuk, kita bahas kenapa dan gimana cara nanam bawang putih di rumah.
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Awan Hitam, Penuh Makna dan Bikin Baper
Kenapa Harus Menanam Bawang Putih Sendiri?
Memang sih, bawang putih gampang dibeli di pasar atau supermarket, harganya pun relatif terjangkau. Tapi soal rasa, bawang putih hasil kebun sendiri punya tingkat aroma dan kedalaman rasa yang beda banget dibanding yang dibeli.
Ada juga “green garlic”—bawang putih muda—yang lebih lembut rasanya, manis, dan bisa jadi tambahan segar buat masakan.
Plus, bawang putih panen di awal musim panas itu pas banget buat nemenin menu segar: dari kentang baru, kacang polong, sampai daging panggang. Rasanya nyambung banget!
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Awan Hitam, Biar Postinganmu Jadi Estetik dan Bikin Baper
Jenis Bawang Putih yang Perlu Kamu Tahu
Kalau cuma lihat di toko, kita sering nggak sadar kalau bawang putih sebenarnya ada dua tipe utama:
1. Hardneck
Cenderung punya rasa lebih kuat dengan siung besar, tapi sayangnya daya simpannya cuma sampai pertengahan musim dingin.
2. Softneck
Rasanya lebih lembut, siung lebih banyak tapi lebih kecil, dan bisa disimpan sampai musim semi.
Kebanyakan orang yang hobi berkebun pilih softneck karena lebih awet dan gampang tumbuh.
Dua varietas yang cukup terkenal adalah Germidour (rasanya ringan, panen cepat) dan Messidor (lebih kuat rasanya, punya akar yang kokoh, cocok buat daerah dingin).
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Awan Hitam, Biar Postinganmu Jadi Estetik dan Bikin Baper
Kalau mau sensasi lain, coba juga Elephant garlic. Secara teknis dia lebih dekat ke daun bawang, tapi ukurannya jumbo—bisa sampai 10 cm per siung—dan rasanya lebih manis. Enak banget kalau dipanggang utuh.
Alternatif Rasa Bawang Putih
Selain bawang putih biasa, ada juga opsi lain yang bisa Kamu coba:
- Wild garlic (ramsons): gampang ditemukan di alam, daunnya wangi dan rasanya lembut.
- Kucai (garlic chives): punya aroma bawang putih ringan, sering dipakai di masakan Asia.
- Tulbaghia (society garlic): bunganya cantik warna ungu-pink, bisa dimakan, dan rasanya juga mirip bawang putih.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Awan Hitam dalam Bahasa Inggris yang Aesthetic
Tips Menanam Bawang Putih di Rumah
Kalau udah nggak sabar pengin coba, ini langkah gampangnya:
- Sumber bibit: Pastikan pakai umbi yang bebas virus. Hindari pakai siung dari supermarket, karena kebanyakan diimpor dan rentan penyakit.
- Lokasi: Tanam di tempat yang dapat sinar matahari penuh dan tanahnya gembur, nggak becek.
- Cara tanam: Pisahkan umbi jadi siung, buang yang kecil di tengah. Tanam siung dengan posisi bagian datar di bawah, sedalam kurang lebih 7 cm, jarak antar siung 15 cm, antar baris minimal 20 cm. Untuk elephant garlic, gali sedikit lebih dalam.
- Waktu tanam: Bisa dimulai dari akhir tahun sampai Maret.
- Perawatan: Siram saat musim kering sampai awal musim panas. Jangan berlebihan, karena bisa bikin busuk akar. Kalau batangnya mulai berbunga, potong aja biar energi tanaman fokus ke umbi.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Film Horor yang Bikin Feed Kamu Serem tapi Estetik
Masalah umum bawang putih biasanya karat daun (semacam jamur oranye). Cara mengatasinya simpel: jangan tanam di tempat yang sama tiap tahun, biar tanahnya nggak jenuh penyakit.
Panen dan Penyimpanan
Bawang putih biasanya siap panen di awal musim panas. Kalau Kamu tanam lebih awal, umbinya bisa lebih besar dan siap lebih cepat. Begitu daun mulai menguning, itu tanda siap diangkat.
- Untuk green garlic, bisa dipakai langsung begitu dipanen.
- Untuk dried garlic, angin-anginkan dulu di bawah sinar matahari beberapa hari, lalu simpan di tempat sejuk dan kering.
- Bawang putih kering bisa tahan sampai 4 bulan, bahkan lebih lama kalau disimpan baik.
Menanam bawang putih itu beneran gampang, minim repot, dan hasilnya memuaskan.
Baca juga: Netizen ini Spill Harga Sembako di UK, Hampir Sama dengan Indonesia?
Selain bisa panen bumbu dapur sendiri, rasanya juga jauh lebih mantap daripada beli di toko. Ditambah lagi, ada kesenangan tersendiri saat bisa masak pakai hasil kebun sendiri.
Jadi, buat Kamu yang baru mau mulai berkebun, bawang putih bisa jadi pilihan terbaik. Nggak butuh banyak lahan, bisa ditanam di pot, dan manfaatnya segudang.
Siapa tahu, selain bikin masakan makin enak, bawang putih hasil tanam sendiri juga beneran bawa hoki ke rumah Kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Countrylife.co.uk