Sabtu, 01 NOVEMBER 2025 • 23:04 WIB

Soal Keakuratan Konten, Founder Indozone: Apa yang Kita Keluarkan Valid

Author

Founder of Indozone Media, Ricky Silaen, membagikan sudut pandangnya yang sangat menarik berkaitan dengan konten viral saat menjadi pembicara dalam festival kreatif IdeaFest 2025. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

INDOZONE.ID - Dalam salah satu sesi diskusi di festival kreatif IdeaFest 2025, muncul pertanyaan dari audiens terkait keakuratan konten yang dikeluarkan oleh homeless media, tidak terkecuali Indozone.

Dijawab langsung oleh Founder of Indozone Media, Ricky Silaen, seluruh konten yang dikeluarkan oleh Indozone dipastikan valid.

Founder of Indozone Media, Ricky Silaen, membagikan sudut pandangnya yang sangat menarik berkaitan dengan konten viral saat menjadi pembicara dalam festival kreatif IdeaFest 2025. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

"Indozone agak spesifik ya, karena kita hybrid, kita hidup di dua alam gitu ya. Jadi yes, kita pers media," kata Ricky pada IdeaFest 2025 di JCC, Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Ricky mengungkapkan, proses pembuatan setiap konten ndozone seperti di media mainstream lainnya.

"Kalau tadi ngomongin soal proses pembuatan konten, itu semua dilakukan seperti ya normalnya jurnalis, etika jurnalistik apa segala macam. Ada pembuatan berita, draft, cek fakta dan sebagainya untuk nanti kita naikin di website kita," tuturnya.

Baca juga: Founder Indozone Bahas Konten Viral: Euforia Campur Panik, Kesenangan Berakhir Beban

Sementara itu, pada media sosial Indozone, Ricky memastikan proses pembuatan kontennya pun sama seperti website.

"Saat kita ngomongin soal sosial media Instagram, itu tidak hilang. Jadi, karena kita sebagai media Indozone kewajiban kita gitu untuk memastikan, bahwa apa yang kita keluarkan itu semua valid sesuai fakta, sudah dicek dan segala macam itu across the board, apa pun mediumnya," kata Ricky.

Lebih jauh, Ricky menyebut Indozone bukan sekedar website berita atau media sosial. Dia menekankan, Indozone adalah media.

"Kalau kita ngomongin mau jadi seperti apa, kita media. Poin Indozone adalah, ya kita mau jadi media yang punya value sama orang-orang lain," kata Ricky.

"Nah, kita lihat ada norma-norma dari kode etik jurnalistik, itu yang bagus untuk input bahwa credibility, trust, dan apa segala macam itu, kita jalankan di platform manapun kita publish," pungkas Ricky.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU