INDOZONE.ID - Kamu pernah melihat pasangan yang sudah menikah, tapi tetap memilih untuk tinggal berpisah? Mungkin bagi sebagian orang, ini bukan hal wajar. Akan tetapi, tren pernikahan terpisah tersebut atau separation marriage menjadi trend yang baru di Jepang.
Separation marriage merupakan pasangan hidup yang telah menikah memutuskan untuk tidak tinggal bersamaan. Biasanya, mereka yang menggunakan tren pernikahan terpisah ini, mempunyai beberapa aturan yang wajib dilakukan.
Jadi, apa saja aturannya? Simak penjelasan selengkapnya di bawah, yah!
Tetapkan Batasan
Sebelum kamu melakukan pernikahan terpisah atau separation marriage, kamu harus memiliki batasan jelas. Batasan ini menjadi dasar pondasi dari aturan-aturan lainnya, sehingga harus dikomunikasikan secara serius.
Contoh batasan yang harus kamu dan pasangan tetapkan, seperti seberapa banyak waktu diperlukan untuk sendiri, siapa yang akan mengasuh anak-anak, waktu saat kalian bersama atau bertemu kembali, serta sanksi jika ada yang melanggar dari aturan-aturan.
Memahami batasan satu sama lain akan membantu dalam membangun kepercayaan dalam perpisahan.
Atur Keuangan
Kamu harus diskusikan keuangan mana yang dapat dibagi atau disimpan secara pribadi. Hal ini sangat berguna saat melakukan pernikahan terpisah atau separation marriage. Jadi, saat berpisah, salah satu dari pasangan yang sudah menikah tidak menanggung beban keuangan apa pun yang mungkin timbul.
Baca juga: 7 Tips Menjaga Pernikahan Jarak Jauh Meski Beda Zona Waktu
Contohnya, aturan ini dapat mendiskusi aset mana yang dimiliki bersama atau harus izin jika mau meminjam, mengalokasikan utang, dan menetapkan pedoman untuk mengelola rekening bersama atau kartu kredit.
Tetapkan Jangka Waktu
Pernikahan terpisah ini idealnya memiliki batas waktu agar tujuannya jelas dan tidak terlalu lama. Durasi yang disarankan adalah dua minggu untuk menjaga rasa sayang sebagai pasangan, terutama bila ada anak.
Semakin lama perpisahan berlangsung, semakin sulit pasangan kembali pada dinamika pernikahan. Waktu yang terlalu panjang juga membuat masing-masing membentuk gaya hidup baru yang terpisah.
Komunikasi Secara Efektif
Aturan terlihat simpel tapi sangat penting, dalam menjalankan tren pernikahan terpisah ini, adalah komunikasi secara efektif. Kamu bisa cari metode komunikasi yang paling efektif, misalnya dengan menelpon sehari 12 jam atau setiap malam.
Baca juga: 8 Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Bikin Pernikahan Langgeng, Yuk Lakui
Kamu bisa contoh dari pasangan suami istri (Hiromi dan Hidekaru) yang sudah melakukan pernikahan terpisah atau separation marriage. Mereka tetap menjaga komunikasi dan bertemu dua kali dalam seminggu.
Nah, itu berbagai aturan yang harus dilakukan saat ingin melakukan tren pernikahan terpisah ini. Tentunya, aturan tersebut harus disepakati dua belah pihak sebagai pasangan ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marriange.co, Lawdistric.com