Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 15:10 WIB

Penumpang KRL yang Viral karena Tumbler Tuku Hilang Kini Dipecat! Ini Klarifikasi Perusahaannya

Author

Kasus tumbler dan pegawai KAI 

INDOZONE.ID - Media sosial kembali ramai usai muncul kisah seorang petugas layanan penumpang dari perusahaan angkutan publik (KRL) yang dipecat setelah utas (thread) dari @anitadwdl. Gelombang simpati dari warganet pun membesar, dengan banyak yang menilai aksi petugas dilakukan sangat normal dan tidak bisa disalahkan saat stasiun yang sedang ramai dan penuh tekanan.

Baca juga: Drama Tumbler Tuku Hilang hingga Berujung Petugas KAI Dipecat

Menanggapi diskusi publik yang terus bergulir, manajemen perusahaan dari pemilik akun @anitadwdl (penumpang yang kehilagan tumbler) akhirnya menyampaikan pernyataan resmi pada Rabu (27/11/2025).

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas tindakan karyawan perusahan tersebut sekaligus apresiasi terhadap respons masyarakat yang peduli dan berempati.

“Manajemen turut prihatin atas pemutusan hubungan kerja yang dialami karyawan KRL tersebut. Kami juga sangat menghargai setiap tindakan solidaritas dan empati yang muncul di ruang publik akibat kasus ini,” ujar pihak perusahaan pelapor dalam keterangan tertulisnya.

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai kronologi kejadian, bukti thread, percakapan internal, hingga usulan pemberian sanksi telah diterima dan ditindaklanjuti secara serius. Tim internal telah melakukan proses investigasi menyeluruh sesuai peraturan yang berlaku.

Baca juga: Pria di Taiwan Meninggal Dunia karena Tak Ganti Tumbler selama 10 Tahun, Kok Bisa?

Dalam keterangan yang sama, manajemen turut menegaskan bahwa tindakan yang digambarkan dilakukan oleh oknum karyawan tersebut adalah tindakan yang tidak merepresentasikan budaya dan nilai perusahaan secara keseluruhan.

“Berdasarkan hasil investigasi dan ketentuan internal, per tanggal 27 November 2025, karyawan yang bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di perusahaan kami,” lanjut manajemen.

Perusahaan berharap insiden ini menjadi pelajaran bersama soal pentingnya menjaga sikap dalam ruang diskusi digital. Dengan klarifikasi ini, manajemen menutup pernyataan resminya dan menyampaikan terima kasih atas perhatian publik.

Meskipun begitu, para warga internet (netizen) tetap meminta surat resmi dari perusahan untuk bukti yang valid. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/daidanutama

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU