Senin, 01 DESEMBER 2025 • 11:06 WIB

Jangan Disepelekan! Food Waste Ternyata Bahayakan Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Author

Bioenergi adalah energi yang dihasilkan dari biomassa, seperti limbah pertanian, limbah makanan, dan tanaman energi. (freepik.com)

INDOZONE.ID – Selama ini, food waste alias limbah makanan sering dianggap urusan dapur atau restoran saja. Padahal, dampaknya jauh lebih besar dan diam-diam bisa mengancam ketahanan pangan hingga kesehatan masyarakat.

Pendiri sekaligus Ketua Umum Indonesia Gastronomy Community (IGC), Ria Musiawan, menegaskan bahwa persoalan ini sudah tidak bisa lagi dipandang sebagai isu sampingan. Menurutnya, jika Indonesia ingin bicara gastronomi berkelanjutan, maka pembahasan soal limbah makanan harusmenjadi bagian utamanya.

“Food waste tidak hanya persoalan di dapur restoran, tetapi persoalan budaya makan kita sebagai bangsa. Pengurangan food waste harus menjadi standar baru dalam gerakan kuliner Indonesia,” ujar Ria di Jakarta.

Edukasi mengurangi food waste. (Indozone)

Baca juga: Tips Mengurangi Limbah atau Sampah Sisa Makanan yang Ada di Rumah


Emotional Eating Ternyata Tingkatkan Sampah Makanan Hingga 3 Kali Lipat

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Jenderal IGC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengungkap bahwa salah satu sumber terbesar food waste justru berasal dari rumah tangga dan sektor layanan makanan. Ia pun menyoroti kebiasaan makan masyarakat yang sering kali dipengaruhi emosi.

“Data HCC 2024 menemukan 5 dari 10 orang Indonesia cenderung alami emotional eating, dan ini berisiko tingkatkan sisa makanan atau food waste di rumah hingga 3 kali lipat,” ujar Dr. Ray, yang juga aktif berbagi edukasi lewat Instagram @ray.w.basrowi.

Ia menambahkan, food waste terjadi saat kita memilih menu karena tren, bukan kebutuhan untuk memesan berlebihan demi estetika, atau saat porsi dianggap simbol gengsi, bukan nutrisi.

Dengan kata lain, masalah ini bukan sekadar soal manajemen dapur, tapi soal transformasi pola makan masyarakat.

Baca juga: Krisis Food Waste Indonesia: Banyak yang Kelaparan, Banyak Pula Makanan Terbuang

Food Waste Ancaman Ketahanan Pangan

Isu ini rupanya mendapat perhatian serius dari Badan Pangan Nasional, yang hadir sebagai panelis utama. Direktur Kewaspadaan Pangan, Nita Yulianis, menekankan bahwa food waste sudah menjadi ancaman nyata.

“Setiap makanan yang terbuang adalah nutrisi yang hilang dan emisi yang mengancam lingkungan. Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada seberapa banyak kita produksi, tetapi seberapa sedikit yang kita sia-siakan,” tuturnya.

Ia mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat perubahan nyata, termasuk kolaborasi seperti yang dilakukan IGC. Melalui pendekatan gastronomi berkelanjutan, setiap bahan pangan harus dihargai sejak dari petani hingga ke meja makan.

Perlu diketahui, food waste itu ada tapi bukan cuma gara-gara makanan yang tidak habis. Food waste ini bisa berdampak meningkatkan emisi gas rumah kaca, menghabiskan sumber daya alam, mengurangi cadangan pangan nasional, serta membahayakan lingkungan

Makanya, kesadaran soal food waste harus dimulai dari rumah, dari piring kita sendiri.
Karena mencegah makanan terbuang bukan hanya hemat, tapi juga langkah kecil yang berdampak besar untuk Indonesia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU