Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 16:00 WIB

Jorok! Pemandangan Kota Tangsel Berubah Penuh Sampah Bahkan Dekat Puskesmas sampai Ditutup Terpal

Author

Keadaan sampah menggunung di Tanggerang Selatan (Instagram/Infipop.id) 

INDOZONE.ID - Persoalan sampah kembali menjadi sorotan di Tangerang Selatan setelah tumpukan limbah tersebut menggunung di sejumlah titik jalan strategis. Pemandangan yang jorok ini belakangan viral di sosial media. 

Bau menyengat dan kondisi lingkungan yang terganggu memicu keluhan warga sekitar, sehingga pemerintah Kota Tangerang Selatan pun mengambil langkah cepat untuk menekan dampak yang ditimbulkan. 

Penanganan darurat dilakukan sembari menyiapkan solusi pengelolaan jangka menengah dan panjang.

Penanganan Darurat Sampah

Tumpukan sampah tersebut terlihat di kolong flyover Ciputat hingga arah Pamulang, sekitar Puskesmas Serpong dan kawasan dekat DPRD. Namun kini ditangani sementara oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Baca juga: Jaksel Punya TPS 3R Canggih, Sehari Bisa Olah 40 Ton Sampah Sehari!

Sampah ditutup dengan terpal dan rutin disemprot cairan ramah lingkungan untuk mengurangi bau menyengatnya. 

Petugas juga disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan secara berkala. 

Meski demikian, bau masih tercium sepanjang jalan tersebut  karena jenis sampah yang beragam, mulai dari limbah rumah tangga, plastik, dedaunan, hingga potongan kayu.

Optimalisasi Pengelolaan Sampah dan Penataan TPA

Pemkot Tangsel menegaskan bahwa langkah penutupan terpal dan penyemprotan tersebut bersifat cepat dan darurat. Upaya ini dilakukan sambil mengoptimalkan pengangkutan serta sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Di samping itu, Pemkot juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

"PSEL sudah kita ajukan peminatannya dan masih menunggu tahap berikutnya dari KLH,” ungkap Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dikutip ANTARA.

Baca juga: Jamur Pemakan Plastik, Harapan Baru di Tengah Lautan Sampah

Selaras dengan hal tersebut di TPA Cipeucang, pemerintah melakukan penataan landfill 3 dengan metode terasering di anak Kali Cipeucang untuk mencegah longsor. 

Selain itu, pemerintah juga membangun bronjong, membuka akses menuju landfill 4, dan menyiapkan lahan untuk pembangunan Material Recovery Facility (MRF).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/Infipop

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU