Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 18:30 WIB

Capek Dihujat? Ini Cara Bodo Amat Sama Komentar Orang Tanpa Jadi Nggak Peka

Author

Ilustrasi bersikap bodo amat (Pixabay/Khosrork)

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasain kesel, panas hati, atau bahkan seminggu galau cuma gara-gara komentar netizen? Entah itu hujatan yang nggak jelas atau kritik yang bikin mood langsung drop, rasanya emang nyebelin banget dan bisa nguras energi.

Di zaman sekarang, komentar negatif itu hampir nggak bisa dihindari. Mau kamu selebgram, content creator, atau cuma suka posting hal-hal receh aja, pasti bakal pernah ngalamin. Tapi tenang, itu bukan berarti salah kamu. Banyak komentar negatif sebenarnya cuma orang yang pengin cari perhatian atau ngetes reaksi kamu.

Nah, kalau udah kayak gitu, pertanyaan yang sering muncul biasanya, “Gimana sih caranya tetap waras tanpa harus jadi orang yang cuek banget sama pendapat orang lain?” Tenang, kita bakal bahas caranya supaya kamu bisa bodo amat tapi tetap peka dan bijak.

1. Nggak Semua Komentar Itu Penting, Pisahin Mana Kritik dan Mana Hujatan

Hal pertama yang perlu kamu tahu, komentar itu sebenarnya ada dua jenis. Ada komentar konstruktif yang niatnya bantu kamu berkembang dan bikin kamu jadi lebih baik. Terus ada komentar toxic alias hujatan yang cuma bikin kesel dan nggak ada gunanya buat kamu.

Komentar toxic biasanya cuma buat sensasi atau provokasi. Jadi jangan terlalu dibawa hati. Ingat, apa yang mereka tulis itu sebenarnya lebih banyak mencerminkan kondisi mereka sendiri, bukan kualitas atau kemampuan kamu.

Baca juga: Kesehatan Mental: Kecil Terlihat, Besar Dampaknya bagi Hidup

2. Ambil Napas dan Jeda Sebelum Merespons

Kalau kamu lagi kesel atau panas baca komentar negatif, jangan langsung bales dulu. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah ngambil jarak sejenak.

Menurut para pakar, sebelum bereaksi terhadap kritik online, coba tanyain ke diri sendiri:

  • Apakah komentar itu bikin mood aku turun?
  • Apakah komentar itu benar-benar berguna buat aku?
  • Haruskah aku balas, atau cukup diabaikan aja?

Dengan ngasih jeda dan lebih sadar sama respons diri sendiri, kamu bisa menghindari reaksi impulsif yang sering bikin masalah makin gede.

3. Set Boundaries Itu Bukan Kelemahan, Itu Kualitas Diri

Menjadi peka bukan berarti kamu harus menerima semua komentar. Kamu boleh banget:

  • Block atau mute akun yang toxic
  • Nonaktifkan komentar kalau udah kelewatan
  • Fokus sama komentar yang positif atau membangun

Ini bukan kamu cuek, tapi kamu lagi jaga kesehatan mental kamu. Strategi ini malah sering direkomendasikan oleh organisasi anti-cyberbullying supaya kita bisa tetap aman di internet tanpa kehilangan diri sendiri.

4. Cari Support System, Teman dan Komunitas Supportive Itu Real

Ilustrasi support system (Freepik)

Nggak semua strategi itu harus kamu lakuin sendiri. Organisasi seperti The Cybersmile Foundation nyediain bantuan dan edukasi buat orang-orang yang kena dampak cyberbullying dan komentar negatif di internet. Mereka punya resource tips, support line, bahkan edukasi tentang digital wellbeing supaya kamu nggak ngerasa sendirian.

Kalau kamu ngerasa overwhelmed banget, cerita ke teman atau orang terdekat itu bisa jauh bantu pikiran kamu jadi lebih adem.

5. Fokus ke Hal Positif, Ini Kunci Supaya Nggak Ketergantungan Sama Feedback Negatif

Kenapa komentar negatif berasa lebih berat daripada komentar positif? Itu karena otak kita punya negativity bias, yang bikin kita lebih gampang nginget hal buruk daripada yang baik. Faktor ini sering bikin kita terlalu fokus ke komentar jahat dan lupa sama dukungan yang udah banyak kita dapat.

Makanya penting banget buat:

  • Baca komentar positif dulu
  • Simpan feedback yang bermanfaat
  • Ingat pencapaian kamu sendiri

Dan kalau komentar itu jelas cuma buat ngerusak mood kamu, biarin aja berlalu kayak angin.

Baca juga: Demi Kesehatan Mental, Ini 4 Tips Bersikap Bodo Amat yang Harus Kamu Terapkan

6. Jadikan Kritik Konstruktif Itu Pelajaran, Bukan Beban

Nggak semua kritik itu buruk. Kalau komentar itu ada niatnya buat bantu kamu jadi lebih baik, ambil aja sisi positifnya. Growth mindset kayak gini bikin kamu tetap berkembang tanpa kehilangan perasaan.

Cuma jangan lupa bedain mana komentar yang valid dan mana yang cuma hujatan belaka. Itu penting supaya kamu nggak terjebak dalam kritik yang bukan buat kebaikan kamu sendiri.

Dihujat itu capek, serius deh, capek banget. Tapi tenang, kamu sebenarnya bisa bodo amat sama komentar negatif tanpa harus jadi orang yang nggak peka atau cuek sama orang lain. Kuncinya simpel:

  • Bedain mana kritik yang membangun dan mana yang cuma toxic
  • Tarik napas dulu, ambil jarak sebelum bereaksi
  • Set batasan buat kesehatan mental kamu
  • Fokus ke komentar positif dan dukungan yang nyata

Ingat, sebagian besar orang yang ngasih komentar negatif itu nggak kenal kamu di dunia nyata. Jadi kenapa harus kamu yang rugi mentalnya?

Kalau kamu bisa jalanin langkah-langkah ini, kamu nggak cuma bakal bisa bodo amat dengan profesional, tapi juga bakal tumbuh jadi versi diri kamu yang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih tenang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU