Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 18:05 WIB

Kenapa Orang Bisa Iri Dengki dan Bagaimana Cara Menyikapinya dengan Dewasa

Author

Ilustrasi iri dengki (freepik).

INDOZONE.ID - Iri dan dengki itu emosi manusiawi yang hampir semua orang pernah ngerasain. 

Tapi pertanyaannya, kenapa sih kita bisa ngerasa iri? Dan yang lebih penting lagi gimana caranya menyikapi perasaan itu dengan dewasa biar hidup Kamu nggak toxic?

Iri Dengki Itu Apa Sih?

Secara psikologi, iri (envy) itu perasaan nggak enak yang muncul ketika kita liat orang lain punya sesuatu yang kita pengen, bisa status, pencapaian, atau kebahagiaan mereka. 

Biasanya ini muncul karena kita suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Kalau dengki, ini levelnya lebih dalam lagi. 

Baca juga: Kisah Nabi Yusuf: Dijual Murah, Takdir Berubah, dan Menjadi Penguasa Mesir

Bukan cuma pengen punya apa yang dimiliki orang lain, tapi malah berharap si “target” kehilangan hal itu. 

Kedua perasaan ini sering bikin hubungan jadi ribet, nggak nyaman, bahkan bisa berujung toxic kalau nggak disikapi dengan benar.

Kenapa Orang Bisa Iri Dengki? 

1. Perbandingan sosial

Salah satu alasan utama kenapa orang ngerasa iri adalah karena kita suka membandingkan hidup sendiri dengan orang lain. 

Menurut penelitian psikologi, kebiasaan ini sebenernya udah bawaan manusia, yang disebut social comparison bias. 

Baca juga: Apa yang Sebenarnya Membuat Seseorang Tertarik Padamu?

Kita cenderung ngeukur diri sendiri berdasarkan standar atau pencapaian orang lain, bukan murni dari diri sendiri.

2. Media sosial sebagai pemicu utama

Di era Instagram dan TikTok, orang-orang biasanya cuma nge-share momen terbaik mereka. 

Tanpa kita sadari, kita jadi bandingin timeline mereka sama realita hidup kita sendiri, padahal itu nggak adil. 

Akibatnya, sering muncul perasaan “gue kurang banget” dan iri hati pun gampang muncul.

3. Harga diri yang rendah dan rasa nggak aman

Banyak riset nunjukin kalau orang yang percaya diri-nya rendah cenderung lebih gampang ngerasa iri. 

Mereka sering ngeliat pencapaian orang lain sebagai semacam bukti kalau “gue belum cukup baik”, padahal itu cuma perasaan, bukan fakta.

Baca juga: Mural Perempuan di India Diserang Aksi Vandalisme Mesum, Seorang Pria Langsung Menutupinya dengan Cat Hitam

4. Mindset scarcity (langka)

Ini mindset bikin kita ngerasa kalau sumber daya, kayak sukses, perhatian, atau kebahagiaan itu terbatas. 

Jadi, kalau orang lain berhasil atau menang, kita langsung ngerasa kalah. 

Padahal sebenarnya, sukses itu bukan kompetisi zero-sum, kebahagiaan dan pencapaian orang lain nggak otomatis mengurangi kesempatan kita.

Dampak Iri Dengki Kalau Nggak Diatasi

Perasaan iri dan dengki ini nggak cuma bikin mood jadi jelek, tapi juga bisa punya efek serius:

  • Ngerusak hubungan sosial: Kamu bisa jadi jutek, nyinyir, atau bahkan nyari cara buat ngejatuhin orang lain. 
  • Bikin hidup stres dan nggak bahagia: terlalu fokus ke kekurangan diri sendiri bikin Kamu lupa bersyukur.

Baca juga: Cewek Ini Ungkap Harga Sewa Rumah Susun Rp60 Ribu Per Bulan, Disebut Netizen Mirip Shinbi House

  • Nggak berkembang: kalau terus bandingin diri sama orang lain dan ngerasa hopeless, produktivitas dan pertumbuhan diri bisa mentok.

Cara Menyikapi Rasa Iri dengan Dewasa

Tenang, Kamu bisa banget belajar “de-scale” rasa iri supaya hidup makin chill dan produktif. 

Ini beberapa cara yang ampuh menurut psikolog:

1. Sadari dulu bahwa itu normal

Jangan langsung nyinyir sama diri sendiri pas ngerasa iri. Emosi ini universal, hampir semua orang pernah ngerasain. 

Yang paling penting adalah ngerti akar emosi itu dulu, biar Kamu bisa nyikapinnya dengan lebih sehat dan dewasa.

Baca juga: Ketika Pembaca Tarot Jadi Tempat Curhat Para Gen Z: Bentuk Pertumbuhan Emosional dan Spiritual

2. Stop bandingin diri dengan orang lain

Mulai sekarang, inget nih Kamu lagi bandingin highlight mereka sama realita Kamu sendiri. 

Itu jelas nggak adil. Daripada kepikiran terus, fokus sama progres dan pencapaian diri sendiri jauh lebih sehat dan bikin hidup Kamu lebih tenang.

3. Fokus ke rasa syukur

Latih diri Kamu buat ngecek setiap hari hal-hal yang Kamu punya dan patut disyukuri. 

Kebiasaan ini ngebantu otak Kamu supaya nggak stuck di lingkaran negatif dan bikin perasaan iri lebih terkendali.

Baca juga: Hari Pertama Mengajar, Guru Tutor Bahasa Inggris Ini Terkejut Dipanggil Jule oleh Murid-Muridnya

4. Gunakan iri sebagai motivasi

Kalau Kamu ngerasa iri sama keberhasilan orang lain, coba ubah perasaan itu jadi semacam booster “oke, aku juga bisa belajar hal ini dari mereka.” 

Jadikan itu sebagai bahan bakar buat ningkatin skill atau mindset Kamu sendiri, daripada cuma ngerasa minder.

5. Batasi konsumsi konten toxic

Kadang terus-menerus liat konten yang bikin insecure cuma bikin mood drop. 

Kamu bisa filter feed, unfollow akun yang bikin bad vibes, atau sekadar kasih jeda digital detox.

Iri Itu Bukan Musuh, Tapi Tantangan

Intinya, iri dengki bukan sesuatu yang harus ditutup-tutupi atau disalahkan. 

Baca juga: Terungkap! Lokasi Ayunan Meme Berlatar Senja Viral di Media Sosial yang Bikin Netizen Penasaran

Itu sinyal bahwa kita punya harapan dan keinginan untuk lebih. 

Bedanya, kalau Kamu mengelola perasaan itu dengan dewasa, hidup Kamu justru bisa makin produktif dan sehat secara psikis.

Ingat, bukan tentang melihat orang lain jatuh, tapi tentang mencapai versi terbaik dari diri Kamu sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU