INDOZONE.ID - Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kalimat syahadat? Banyak dari kita mengartikan sebagai kalimat orang Islam, kalimat yang diucapkan orang yang ingin masuk Islam, rukun Islam, hingga bagian dari rukun Islam.
Beberapa tanggapan tersebut benar adanya. Secara definisi, etimologi serta fungsi, kalimat syahadat merupakan salah satu kalimat yang penting bagi umat Islam.
Bahkan saat melakukan ibadah Salat, dzikir, ataupun ibadah apapun itu, kadang tak lepas dari ucapan kalimat syahadat.
Nah, berikut ini ada beberapa penjelasan mengenai kalimat syahadat dari penjelasan Al Quran dan Al Hadist. SImak penjelasannya.
Baca juga: Kocak! Momen Lucu Pria Muslim Indonesia di Tunisia Diajari Al-Fatihah dan Kalimat Syahadat
Pengertian Kalimat Syahadat
Secara harfiah, kalimat syahadat adalah kalimat penyaksian. Dalam bahasa Indonesia, 'syahadat' berarti 'kesaksian'. Dalam hal ini bersaksi tentang Tuhan semesta dan Rasulnya.
Kesaksian dalam hal ini seperti jansji atau sumpah untuk para umat muslim, dimana ia telah berjanji bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW merupakan utusan-Nya. Mengucapkan kalimat syahadat berarti menerima kebesaran Allah SWT sebagai Tuhan kita, dan mengikuti hal-hal yang diajarkan oleh Rasulullah Muhamad SAW.
Bacaan Kalimat Syahadat (Arab, Latin, dan Artinya)
Berikut ini adalah contoh dari bacaan kalimat syahadat dari bahasa Arabnya.
شْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ.
Bacaan kalimat syahadat dari bahasa latin.
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah.
Baca juga: Bacaan Bilal Sebelum dan Sesudah Sholat Idul Fitri, Lengkap Arab-Latin dan Maknanya
Arti bacaan kalimat syahadat
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya'
Makna dan Kandungan Kalimat Syahadat
Kalimat bacaan syahdat berarti penyaksian atau ungkapan ikrar kesungguhan terhadap apa yang diperintahkan Alloh SWT dan ajaran Rasul Muhammad SAW. Kalimat pertama adalah seorang Muslim menyakini akan ketauhidan Alloh SWT dan tak akan menyekutukannya.
Sedangkan kalimat kedua adalah kesaksian bahwa seorang Muslim berikrar bahwa Muhammad benar-benar adalah utusan Alloh SAW. Dengan kesaksian tersebut, seorang Muslim akan melakukan apa yang diajarkan oleh Rasul SAW.
Kedudukan Syahadat dalam Rukun Islam
Kalimat syahadat dalam Rukun Islam adalah berada di posisi pertama. Seperti yang diketahui, Rukun Islam terdiri dari lima rukun.
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Muharram: Lengkap Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Sementara itu, posisi pertama untuk beragama Islam adalah mengucapkan kalimat syhadat sebelum Salat, Zakat, Puasa, dan Naik Haji Jika Mampu.
Sehingga wajar bila seorang mualaf, sebelum melakukan beberapa kegiatan ibadah agama Islam, ia harus mengucapkan janji kalimat syahadat tersebut.
Nah, itulah penjelasan tentang makna dari bacaan kalimat syahadat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Al Quran Dan Hadits