INDOZONE.ID - Warga Bandulan, Kota Malang, melakukan sahur keliling dengan Kereta Musik Perkusi pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, mereka tidak hanya membangunkan warga untuk sahur, tetapi juga berupaya menghidupkan kembali tradisi lomba patrol Ramadan yang dulu rutin digelar di wilayah Bandulan.
Perwakilan pemuda Bandulan, Kresna yang akrab disapa Bagong, mengatakan bahwa dulu mereka sering mengikuti lomba patrol Ramadan, tetapi beberapa tahun terakhir sudah tidak diadakan lagi.
"Dulu kami sering mengikuti lomba patrol Ramadan, tapi beberapa tahun terakhir sudah tidak diadakan lagi. Melalui kegiatan ini kami ingin mengingatkan kembali tradisi itu," ujarnya.
Baca juga: Aksi Bangunin Sahur Pakai Lagu MBG di Depan SPPG Viral, Netizen: Ini Niat atau Nekat?
Sebelum melakukan sahur keliling, mereka berkumpul terlebih dahulu di Jalan Bandulan V untuk melakukan berbagai persiapan.
Sementara itu, sejumlah masyarakat sekitar terlihat antusias menunggu rombongan Kereta Musik Perkusi melintas di depan rumah mereka.
Rute yang dilalui yaitu dari Jalan Bandulan V menuju Jalan Bandulan XIV, lalu keluar ke Jalan Bandulan I sebelum kembali ke titik awal.
Lebih lanjut, para warga yang melakukan sahur keliling tersebut berharap tradisi lomba patrol Ramadan dapat kembali digelar di Bandulan pada tahun berikutnya.
Baca juga: Patroli Sahur di Malang, Warga Konvoi hingga Sahur Bersama
Sebagai informasi tambahan, Kereta Musik Perkusi awalnya populer di Pulau Madura dan mulai berkembang di Malang sekitar tahun 2011 sebagai salah satu tradisi yang menyemarakkan Ramadan.
Tradisi Kereta Musik Perkusi sendiri dikenal sebagai pertunjukan musik jalanan yang menggunakan berbagai alat perkusi sederhana yang dimainkan secara berkelompok sambil berkeliling kampung untuk membangunkan warga sahur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@malangraya.info