INDOZONE.ID - Hitung mundur peluncuran Artemis II di Kennedy Space Center, Florida, telah dimulai.
Misi ini akan mengirim empat astronaut mengelilingi bulan dan kembali ke Bumi—menandai pertama kalinya manusia melakukan perjalanan ke bulan sejak 1972.
Setelah pertemuan tim manajemen misi pada Senin (30/3/2026), NASA mengumumkan Artemis II siap diluncurkan pada Rabu (1/4/2026).
Cuaca kini menjadi satu-satunya kendala potensial, dengan prakiraan 80 persen kondisi mendukung.
Baca juga: 6 Cara Menghadapi Silent Treatment dari Pasangan Tanpa Bikin Hubungan Makin Rusak!
Kapan Artemis II Diluncurkan?
Jendela peluncuran dibuka pada pukul 18.24 waktu setempat (22.24 GMT), Rabu (1/4/2026), dan akan tetap terbuka hingga 6 April.
Misi hanya bisa diluncurkan saat bulan, jalur orbit, cuaca, dan rotasi Bumi sejajar dengan aman.
Artemis II mengalami dua kali penundaan besar. Pada awal Februari, upaya pertama dibatalkan setelah ditemukan kebocoran hidrogen cair. Upaya kedua pada awal Maret dibatalkan karena masalah aliran helium di tahap atas roket.
Apa Itu Program Artemis?
Artemis adalah program multidekade NASA untuk mengembalikan manusia ke bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.
Tujuan akhirnya ialah membangun pangkalan jangka panjang di bulan dan memungkinkan misi manusia ke Mars di masa depan.
Artemis I (2022) adalah uji coba tanpa awak yang sukses mengorbitkan pesawat ruang angkasa Orion dan memberikan data krusial. Artemis II kini menjadi misi berawak pertama.
Apa yang Dilakukan Artemis II?
Berbeda dengan Apollo 11 yang mendarat di bulan, Artemis II tidak akan mendarat.
Keempat astronaut akan melakukan terbang lintas bulan, mengitari sisi jauh bulan sebelum kembali ke Bumi. Perjalanan ini direncanakan berlangsung 10 hari.
Misi ini adalah uji sistem. NASA akan menguji sistem pendukung kehidupan, navigasi, tautan komunikasi, dan kinerja keseluruhan Orion di luar angkasa dengan awak di dalamnya—kondisi yang tidak bisa direplikasi di Bumi.
Baca juga: 17 Ucapan Selamat Datang Bulan April Dalam Bahasa Inggris yang Keren dan Estetik
Siapa Awak Artemis II?
Empat astronaut yang akan terbang:
- Reid Wiseman (50), komandan: Veteran NASA dan mantan komandan Stasiun Luar Angkasa Internasional.
- Victor Glover (49), pilot: Penerbang angkatan laut AS, astronaut kulit hitam pertama yang ditugaskan dalam misi bulan.
- Christina Koch (47), spesialis misi: Pemegang rekor penerbangan luar angkasa terpanjang oleh wanita (328 hari).
- Jeremy Hansen (50), spesialis misi: Orang Kanada pertama yang akan melakukan perjalanan ke bulan.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Bulan April Dalam Bahasa Inggris: Bikin Vibes yang Lebih Fresh
Apa yang Akan Dilakukan Awak Selama Misi?
Mereka akan mengevaluasi pesawat ruang angkasa, menguji respons mereka terhadap radiasi dan kebakaran di dalam pesawat, serta melakukan tes tekanan pada pakaian antariksa.
Mereka juga akan melakukan eksperimen medis dan ilmiah serta mengamati permukaan bulan selama terbang lintas.
Mengapa NASA Kembali ke Bulan?
NASA berencana membangun kehadiran manusia berkelanjutan di dan sekitar bulan, terutama di kutub selatan yang diyakini terdapat air dalam bentuk es. Ini adalah batu loncatan menuju misi manusia ke Mars.
Baca juga: Anti Galau dan Estetik, Ini 17 Caption Singkat tentang Bulan April yang Cocok buat Vibes Kamu!
Di tengah persaingan antariksa yang kian ketat, terutama dengan China, Artemis juga menjadi upaya AS mempertahankan kepemimpinan dalam eksplorasi luar angkasa.
Jadwal Misi Artemis Selanjutnya
Artemis III (2027): Awalnya direncanakan mendarat di bulan, kini akan dikirim ke orbit Bumi rendah untuk menguji operasi terintegrasi antara Orion dan pendarat komersial dari SpaceX dan Blue Origin.
Artemis IV (awal 2028): Misi pendaratan manusia pertama di bulan sejak Apollo 17, menargetkan kutub selatan bulan.
Artemis V (akhir 2028): Pendaratan berawak kedua dan awal pembangunan pangkalan bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Al Jazeera