Jumat, 10 APRIL 2026 • 08:30 WIB

Gadis 11 Tahun Sulap Pohon di Hackney Marshes Jadi Karakter Unik

Author

Niovi dan Ayah saat berjalan-jalan. (BBC)

INDOZONE.ID - Pengunjung yang berjalan di sepanjang Sungai Lea di kawasan Hackney Marshes, London, mungkin akan menemukan deretan papan kecil yang terpasang di pepohonan. Setiap papan menghadirkan kisah unik dan imajinatif tentang pohon-pohon di sekitarnya.

Di balik ide kreatif tersebut adalah seorang gadis berusia 11 tahun bernama Niovi. Selama sekitar satu tahun terakhir, ia menghabiskan waktu berjalan-jalan bersama keluarganya sambil menciptakan cerita untuk setiap pohon yang ditemuinya.

Proyek yang ia beri nama Talking Tree Collective kini menghadirkan berbagai karakter dengan nama dan latar belakang cerita yang berbeda-beda.

Baca juga: Ide Cemerlang Arif Purnawan: Ubah Limbah Jadi Karpet Mewah Bernilai Jual!

Salah satu karakter yang mencuri perhatian adalah Humble Dick. Dalam ceritanya, tokoh ini digambarkan sebagai sosok pemberani dalam konflik imajiner antara geng jelatang dan anakan pohon muda pada tahun 1952.

Selain itu, ada pula karakter Bernard, yang diceritakan sebagai “pohon pemungut sampah” dari garis keturunan pegiat lingkungan legendaris, terinspirasi dari film dokumenter alam.

Niovi mengaku ide tersebut bermula dari kebiasaan sederhana saat berjalan-jalan di sekitar rawa. Ia melihat bentuk pohon yang unik, lalu mulai membayangkan cerita di baliknya hingga akhirnya memberi nama dan kepribadian pada masing-masing pohon.

Setiap kisah yang dibuatnya disesuaikan dengan bentuk fisik pohon. Misalnya, jika sebuah pohon memiliki lekukan atau penyok, ia akan membayangkan bagaimana hal itu bisa terjadi dan menjadikannya bagian dari cerita.

Awalnya hanya permainan kecil saat berjalan bersama anjing peliharaannya, Coco, proyek ini kini berkembang menjadi jalur literasi mini yang menarik perhatian pengunjung. Papan-papan tersebut dipasang tanpa mencantumkan identitas pembuatnya, hanya menyebut nama Talking Tree Collective, sehingga sempat menjadi misteri.

Baca juga: Gadis 15 Tahun Bikin Gaun Pengantin dari 1.500 Lembar Surat Cerai, Pesannya Ngena Banget!

Ayah Niovi, Doug, turut membantu dalam proses teknis seperti mencetak dan melaminasi papan cerita. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya proses kreatif kepada putrinya.

Menurut Doug, proyek ini menjadi cara sederhana untuk menghadirkan hal yang menyenangkan di tengah berbagai kabar yang kerap terasa berat. Papan-papan cerita tersebut rencananya akan tetap dipasang selama beberapa pekan, memberi pengalaman berbeda bagi siapa pun yang melintas di kawasan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU