INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, kamu lagi punya pasangan tapi tetap ngerasa kosong? Dari luar kelihatan baik-baik aja, tapi di dalam hati justru sepi. Rasanya aneh ya karena harusnya kamu nggak sendirian, tapi tetap merasa sendiri.
Kalau kamu pernah ada di posisi ini, mungkin ada hal yang diam-diam menjadi penyebab, kamu tetap merasakan sepi meski punya pasangan, berikut infomarsi lengkapnya dan solusinya:
1. Kamu Tidak Benar-Benar Dipahami
Kalau kamu sering bercerita, tapi jarang merasa benar-benar didengarkan, pasti rasa kesepian ini akan mucul meski punya pasangan.
Selain itu respons pasangan terasa datar, terburu-buru, atau bahkan menghakimi juga dapat membuatmu merasa kesepian. Lama-lama, kamu jadi menyaring cerita atau memilih mana yang “aman” untuk dibagikan, dan mana yang lebih baik disimpan sendiri.
Kesepian seperti ini terasa sunyi, karena kamu tidak bisa menjadi diri sendiri sepenuhnya. Coba sampaikan dengan jujur apa yang kamu butuhkan saat bercerita. Misalnya, “Aku cuma pengen didengerin dulu, nggak perlu langsung dikasih solusi.”
2. Masih Ngobrol, Tapi Nggak Lagi Dekat
Dulu, obrolan bisa panjang ke mana-mana. Sekarang? Paling cuma “lagi apa?”, “udah makan?”, hal-hal yang itu-itu aja. Secara teknis, kalian masih komunikasi, tapi rasanya beda.
Nggak ada lagi obrolan yang bikin kamu ngerasa dekat secara emosional. Saat inilah kesepian di antara hubungan kalian datang diam-diam. Jadi cobalah untuk bertemu langsung dan melakukan kegiatan yang kalian berdua suka.
3. Terlalu Sering Mengalah Sampai Kehilangan Diri
Dalam hubungan, mengalah memang perlu, tapi ketika kamu terus menekan kebutuhan, keinginan, bahkan pendapat sendiri demi menghindari konflik, ada bagian dari dirimu yang perlahan hilang.
Baca juga: 6 Cara Menghadapi Silent Treatment dari Pasangan Tanpa Bikin Hubungan Makin Rusak!
Di sini kamu jadi lebih sibuk menjaga hubungan tetap “aman” daripada jujur pada diri sendiri. Akhirnya, kamu hadir dalam hubungan, tapi tidak merasa dilihat sebagai individu yang utuh.
Dari situlah rasa sepi mulai tumbuh. Solusinya cobalah belajar pelan-pelan untuk jujur sama diri sendiri dulu, baru ke pasangan
4. Pasangan Tidak Bisa Jadi Sandaran Saat Paling Membutuhkan
Kamu mungkin tidak selalu butuh pasangan, tapi di momen tertentu pasti kamu membutuhkannya.
Salah satunya saat lelah, sedih, atau butuh ditemani, pastinya kamu berharap dia ada.
Ketika harapan itu tidak terpenuhi, rasa sepi akan terasa lebih dalam meski status kamu punya pasangan.
Bukan karena kamu sendirian, tapi karena kamu merasa harus menghadapi semuanya sendiri, padahal sedang dalam hubungan. Ini yang diam-diam melelahkan. Untuk masalah ini coba lebih terbuka soal kebutuhanmu di momen tertentu.
Jangan berharap pasangan selalu peka tanpa diberi tahu.
5. Hubungan Jalan, Tapi Tidak Bertumbuh
Tidak semua kesepian datang dari konflik. Kadang, justru muncul saat hubungan terasa “baik-baik saja”, tapi tidak berkembang ke mana-mana.
Tidak ada lagi mimpi yang dibicarakan, tujuan bersama, atau rencana masa depan. Semuanya berjalan di tempat.
Saat kamu atau pasangan bertumbuh, tapi hubungan tidak ikut bergerak, jarak emosional pun perlahan terbentuk hingga kesepian pun kerap muncul.
Solusi jika kamu ada di dalam masalah ini adalah coba ajak pasangan ngobrol tentang arah hubungan. Nggak harus langsung serius, tapi cukup mulai dari hal kecil
6. Kehilangan Rasa Aman untuk Jadi Diri Sendiri
Ini yang sering tidak disadari. Kamu mulai merasa harus “menyesuaikan diri” terus-menerus, takut dianggap berlebihan, terlalu sensitif, atau merepotkan.
Baca juga: 7 Cara Mendukung Pasangan yang Burnout karena Pekerjaan, Biar Hubungan Tetap Harmonis
Akhirnya, kamu jadi versi diri yang lebih diam, lebih menahan, dan lebih berhati-hati. Padahal, hubungan yang sehat seharusnya memberi ruang untuk jadi diri sendiri tanpa takut dihakimi.
Kesepian ini terasa dalam, karena kamu tidak hanya jauh dari pasangan, tapi juga dari dirimu sendiri. Kesepian dalam hubungan bukan berarti kamu tidak mencintai pasanganmu.
Justru sebalikny, ini adalah sinyal bahwa ada kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Daripada diabaikan, perasaan ini layak dipahami. Karena jika terus dibiarkan, jarak yang kecil bisa perlahan berubah jadi jurang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Life Hack