INDOZONE.ID - Saat nobar sepak bola, camilan selalu tak pernah ketinggalan. Menariknya kaum muda lebih pilih pesan makanan online daripada ketinggalan momen-momen pertandingan.
The Trade Desk dan YouGov mencatat bahwa sekitar 180 juta masyarakat Indonesia mengikuti gelaran ajang sepak bola global terakhir yang diadakan pada 2022.
Lebih dari sekadar menonton, riset Snapcart juga menunjukkan bahwa 84% masyarakat Indonesia menikmati pertandingan sambil menyantap makanan dan minuman, menjadikan nobar sebagai aktivitas yang lekat dengan konsumsi.
Lebih lanjut, riset Snapcart mengungkap bahwa 82% masyarakat mengandalkan layanan pesan-antar makanan online selama momen nobar. Mereka ingin untuk tidak melewatkan jalannya pertandingan.
Baca juga: 5 Tanaman Hias Penghilang Stres Setelah Kerja, Bikin Rumah Auto Lebih Adem!
Sementara itu, laporan terbaru GrabAds bertajuk “The Nobar Economy” juga mengungkap aktivitas masyarakat saat memesan makanan online.
Tak ayal, lonjakan pesanan terjadi saat momen-momen onton bareng (nobar) sepak bola telah berkembang menjadi momentum konsumsi dengan intensitas tinggi.
Menurut Director of Commercial Grab Indonesia Roy Nugroho, fenomena ini membuka peluang strategis bagi UMKM lokal agar bisa menjangkau masyarakat di momen besar.
Salah satunya di saat nobar sepak bola menunjukkan bagaimana momen hiburan dapat berkembang menjadi peluang komersial yang masif.
Baca juga: 35 Ucapan Selamat Hari Buruh dalam Bahasa Inggris untuk Caption
“Ketika masyarakat mengambil keputusan pembelian secara real-time, ekosistem digital menjadi faktor kunci dalam mendorong konversi penjualan secara nyata,” katanya kepada wartawan di Jakarta.
Makanan Apa Saja yang Paling Banyak Dipesan?
Di saat nobar, banyak camilan yang relevan dan disukai penggemar sepak bola. Mereka sering membeli makanan yang bisa dimakan ramai-ramai, mulai dari martabak, pizza, popcorn, snack kacang, donut, minuman energi, kopi, soft drink, french fries, hingga juice.
Selain itu, referensi terhadap kuliner lokal ternyata juga tetap kuat. Menu seperti nasi goreng, udang keju, ayam goreng, ayam bakar, lumpia, mie ayam, siomay, dan sate konsisten menjadi pilihan utama masyarakat.
Baca juga: Anak Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Menolak Pulang dari Makam Ibunya, Warganet Ikut Pilu!
“Pola ini juga menjadi indikasi kuat bahwa tren serupa berpotensi kembali terjadi pada perhelatan ajang sepak bola global 2026 yang akan datang,” tutup Roy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan