INDOZONE.ID - Di awal hubungan, perhatian ekstra dari pasangan memang terasa menyenangkan. Wajar kalau kamu merasa senang saat ada seseorang yang rajin menghubungi, ingin sering bertemu, dan terlihat peduli.
Banyak orang menilai sikap seperti itu sebagai tanda keseriusan. Namun, tidak semua perhatian datang dari niat yang sehat. Dalam beberapa situasi, hal ini bisa menjadi bagian dari love bombing, yaitu cara seseorang mendekati dengan perhatian berlebihan agar kamu cepat merasa dekat.
Salah satu cirinya adalah ketika pasangan terlihat tidak bisa jauh darimu.
Selalu Ingin Bersama
Di awal, keinginan untuk sering bertemu atau terus berkomunikasi mungkin terasa manis. Kamu merasa diperhatikan dan dianggap penting.
Namun, jika terus terjadi, hal ini bisa berubah jadi tekanan. Pasangan mulai tidak suka saat kamu sibuk, ingin sendiri, atau menghabiskan waktu dengan orang lain. Bahkan, ada yang membuatmu merasa bersalah hanya karena telat membalas pesan.
Baca juga: Dia Marah Saat Kamu Bilang “Kita Jalani Pelan-Pelan Dulu”? Hati-Hati, Itu Tanda Love Bombing!
Mulai Menjauh dari Orang Lain
Tanda lain yang sering muncul adalah kamu jadi jarang bertemu teman atau keluarga.
Kamu mungkin sering membatalkan rencana karena pasangan tidak ingin ditinggal. Lama-lama, waktumu lebih banyak dihabiskan untuk dia. Tanpa disadari, ruang sosialmu jadi semakin sempit.
Padahal, hubungan yang sehat tetap memberi ruang untuk kehidupan di luar pasangan.
Hadiah dan Perhatian Berlebih
Ada juga yang menunjukkan perhatian lewat hadiah atau kejutan. Sekilas terlihat baik, tapi kadang disertai harapan tertentu.
Kamu jadi merasa tidak enak jika menolak ajakan atau tidak selalu tersedia. Seolah-olah harus “membalas” semua perhatian yang diberikan.
Hubungan Sehat Itu Seimbang
Hubungan yang baik biasanya terasa ringan, tidak menekan, dan memberi ruang untuk masing-masing.
Pasangan yang menghargai kamu akan mengerti kalau kamu punya aktivitas lain, teman, pekerjaan, dan waktu untuk diri sendiri.
Kalau hubungan justru membuatmu lelah, tertekan, atau merasa selalu diawasi, ada baiknya mulai berpikir ulang.
Perlu Lebih Peka
Tidak semua perhatian adalah tanda bahaya. Tapi kalau sejak awal sudah terasa berlebihan dan membuat tidak nyaman, itu patut diperhatikan.
Hubungan yang sehat tidak menuntut kamu selalu ada setiap saat. Ada batasan yang dihormati, tanpa rasa bersalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com