INDOZONE.ID - PDKT di zaman sekarang udah nggak bisa disamakan dengan dulu. Kini, flirting ala Gen Z lebih sering lewat chat, DM, sampai kode-kode halus di media sosial.
Nggak heran, kalau muncul banyak istilah baru yang kadang bikin bingung. Ini wajar banget, apalagi kalau kamu baru mulai terjun ke dunia PDKT setelah sekian lama.
Menariknya, istilah flirting punya arti masing-masing dan penting buat dipahami biar kamu nggak salah langkah. Soalnya, salah arti sedikit aja bisa bikin momen jadi awkward atau malah berujung gagal sebelum mulai.
Nah, biar kamu makin paham dan nggak ketinggalan tren, di artikel ini kita bakal bahas istilah flirting ala Gen Z yang sering muncul saat PDKT. Dijamin bakal bantu kamu lebih pede dan peka sama gebetan baru!
Istilah Flirting Gen Z dan Artinya
Ilustrasi flirting ala Gen Z saat PDKT (Freepik)
1. Flirting
Ini istilah percintaan ala Gen Z yang dasar banget. Artinya kamu lagi memberi sinyal suka ke seseorang, tapi dengan cara yang santai. Biasanya lewat chat, candaan, atau perhatian kecil.
2. Rizz
Singkatan dari karisma. Kalau seseorang dibilang “punya rizz,” artinya ia jago banget menggombal atau bikin orang lain tertarik tanpa keliatan maksa.
3. Smooth
Flirting yang halus dan natural. Orang yang smooth biasanya nggak keliatan usaha keras, tapi tetap berhasil bikin lawan bicara nyaman.
Baca juga: 5 Sikap Sederhana yang Diam-diam Bikin Perempuan Tertarik saat Awal PDKT
4. Cringe
Kebalikannya smooth. Ini kayak gombalan atau cara flirting yang terlalu maksa, aneh, dan bikin orang lain jadi ilfeel.
5. Eye Contact
Tatapan mata yang lebih lama dari biasanya bisa jadi tanda flirting. Kadang tanpa kata-kata, tapi udah ngena di hati.
6. Small Talk
Obrolan ringan kayak nanya “lagi apa?” atau “udah makan belum?” Ini sering jadi langkah awal sebelum masuk ke obrolan yang lebih dalam.
Baca juga: Kamu Korban Ghosting? Ini 7 Alasan Orang Tiba-Tiba Menghilang Tanpa Pamit
7. Teasing
Ngeledek manja. Biasanya dilakukan buat mencairkan suasana dan bikin hubungan terasa lebih dekat.
8. Playful
Gaya flirting yang santai, penuh candaan, dan nggak terlalu serius. Gaya ini cocok buat bikin suasana jadi fun.
9. Overfriendly
Terlalu ramah sampai bikin orang mikir, “ini emang baik atau lagi flirting ya?”
10. Friendly or Flirty?
Momen membingungkan ketika kamu nggak yakin ia cuma ramah atau sebenarnya lagi memberi kode.
11. Pap Random
Kirim foto random (selfie, aktivitas, dll) buat cari bahan obrolan atau sekadar biar tetap terhubung.
12. Double Text
Mengirim chat lagi padahal pesan sebelumnya belum dibalas. Biasanya tanda kamu cukup tertarik.
13. Fast Reply
Balas chat dengan cepat. Ini sering dianggap sebagai tanda kalau kamu tertarik ngobrol bareng.
14. Late Night Chat
Ngobrol sampai malam. Biasanya obrolannya jadi lebih dalam dan personal.
15. Good Morning Text
Pesan sederhana di pagi hari, tapi punya makna perhatian yang cukup besar.
16. Dry Text
Balasan yang singkat dan datar. Biasanya jadi tanda kurang tertarik atau lagi nggak mood.
17. Effort
Usaha yang kamu lakukan buat mendekatkan diri. Ini bentuknya bisa mengajak ngobrol duluan, mengingat hal kecil, atau meluangkan waktu.
18. Clingy
Terlalu nempel dan butuh perhatian terus-menerus. Kalau berlebihan, bisa bikin orang lain nggak nyaman.
19. Soft Approach
PDKT dengan cara pelan-pelan, santai, dan nggak terburu-buru.
20. Hard Approach
Kebalikannya soft approach. Ini langsung to the point dan berani menunjukkan perasaan dari awal.
21. Mutual Feeling
Perasaan yang sama-sama nyambung. Ini kondisi ideal dalam PDKT.
22. Chemistry
Rasa “klik” yang muncul secara natural tanpa dipaksakan.
23. Vibes Cocok
Perasaan nyaman dan nyambung, bahkan dari awal kenal.
24. Overthinking
Kebanyakan mikir soal doi, misalnya mikir arti chat-nya atau sikapnya.
25. Mixed Signal
Sinyal yang nggak konsisten. Kadang ia kelihatan tertarik, tapi kadang juga dingin.
26. Ghosting
Tiba-tiba menghilang tanpa kabar, padahal sebelumnya intens.
27. Breadcrumbing
Memberi perhatian sedikit-sedikit, biar kamu tetap berharap, tapi nggak pernah serius.
28. Love Bombing
Terlalu manis dan perhatian di awal banget, tapi biasanya nggak bertahan lama.
29. Pick Up Line
Gombalan pembuka buat mulai percakapan.
30. Slide DM
Mulai PDKT lewat DM media sosial.
31. React Story
Memberi reaksi ke story (like, emoji, dll) sebagai cara halus buat mulai interaksi.
32. Soft Launch
Mulai menunjukkan gebetan atau pasangan secara samar di media sosial.
33. Hard Launch
Udah terang-terangan mengumumkan hubungan ke publik.
34. Bestie Zone
Dianggap sebagai teman dekat aja, nggak lebih.
35. Friendzone
Udah jelas cuma dianggap teman, walau salah satu punya perasaan lebih.
36. Situationship
Hubungan yang dekat tapi tanpa status yang jelas.
37. Taking It Slow
PDKT tanpa buru-buru, biar semuanya berkembang secara natural.
38. Main Aman
Nahan diri biar nggak terlalu keliatan suka.
39. Catch Feelings
Mulai benar-benar jatuh hati setelah awalnya santai aja.
40. Shoot Your Shot
Berani ambil langkah dan ngungkapin perasaan, daripada cuma nebak-nebak terus.
Tips Biar Flirting Kamu Nggak Gagal
Flirting sebenarnya sederhana, tapi sering gagal karena terlalu dipaksakan. Kuncinya adalah tetap jadi diri sendiri dan peka sama respon lawan bicara.
Kalau ia kelihatan nyaman, lanjutkan. Namun, kalau mulai dingin, jangan dipaksa.
Gunakan humor biar suasana lebih cair dan jangan terlalu overthinking setiap hal kecil. Kadang, yang paling menarik justru sikap yang santai dan apa adanya.
Setelah tahu semua istilah flirting ala Gen Z, apakah kamu udah siap PDKT ke calon gebetan baru?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Media Sosial