Ilustrasi korban ghosting. (freepik)
INDOZONE.ID - Kencan online makin jadi andalan di era serba digital. Dari kenalan, ngobrol intens, sampai membangun chemistry — semuanya bisa terjadi lewat layar.
Sayangnya, di balik kemudahan itu, ada satu fenomena yang bikin banyak orang kecewa dan bertanya-tanya: ghosting.
Ghosting adalah momen ketika seseorang yang tadinya aktif berkomunikasi mendadak lenyap tanpa kabar.
Chat berhenti, telepon tak diangkat, dan hubungan seperti diputus sepihak.
Baca juga: 40+ Ucapan Selamat Buka Puasa yang Hangat dan Sederhana
Dampaknya bukan main — mulai dari bingung, merasa ditolak, sampai kepercayaan diri yang ikut runtuh.
Terutama di dunia kencan online, di mana pilihan terasa tak terbatas, ghosting jadi makin sering terjadi.
Sebenarnya, apa sih yang membuat seseorang memilih menghilang ketimbang bicara baik-baik? Ini dia sejumlah alasan yang sering terjadi, meski jarang diakui secara terbuka.
Buat sebagian orang, ghosting adalah jalan pintas. Tanpa perlu debat, klarifikasi, atau obrolan canggung, mereka merasa urusan selesai hanya dengan berhenti membalas pesan.
Baca juga: 5 Contoh Penutup Makalah yang Bisa Jadi Referensi untuk Menyusun Kesimpulan dan Saran
Ada juga yang sebenarnya ingin jujur, tapi merasa nggak punya kemampuan komunikasi yang cukup.
Takut salah kata dan menyakiti perasaan orang lain akhirnya membuat mereka memilih diam.
Dalam beberapa situasi, ghosting muncul setelah usaha komunikasi gagal.
Ketika penjelasan tak diterima dan batasan tak dihormati, menghilang dianggap sebagai pilihan terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com