Minggu, 24 MEI 2026 • 13:05 WIB

Tulisan Arab Ashadualla ilahailallah wa Asyhadu anna Muhammadarrasulullah serta Latin, dan Arti

Author

Ilustrasi berdoa. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Bagi seorang Muslim, kalimat syahadat adalah napas dari keimanan. Kalimat ini bukan sekadar deretan kata yang dihafalkan sejak kecil, melainkan fondasi utama dan rukun Islam yang pertama. Tanpa syahadat, amalan ibadah lainnya ibarat sebuah bangunan megah yang tidak memiliki fondasi kokoh.

Bahkan, bagi seseorang mualaf, mengucapkan kalimat suci ini adalah gerbang utama atau syarat sah untuk menjadi seorang Muslim. Lantas, bagaimana lafal dua kalimat syahadat yang benar? Dan apa sebenarnya arti serta makna yang terkandung di balik bacaan ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah?

Agar keimanan kita semakin mantap, mari kita bedah satu per satu tulisan Arab, bacaan latin, arti, hingga makna filosofis dari dua kalimat syahadat ini.

Baca juga: Apa Itu Kalimat Syahadat? Ini Penjelasan dan Maknanya

Ashadualla ilahailallah wa Asyhadu anna Muhammadarrasulullah Tulisan Arab, Latin, dan Arti

Secara bahasa, kata "syahadat" berasal dari bahasa Arab syahida-yasyhadu-syahadatan yang berarti "kesaksian" atau "bersaksi". Dalam syariat Islam, syahadat dibagi menjadi dua bagian yang tak terpisahkan, yakni Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul. Keduanya merangkum intisari ajaran Islam.

Berikut adalah lafal lengkap dua kalimat syahadat beserta tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

Tulisan Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّهِ

Tulisan Latin:
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah.

Artinya:
"Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Memahami Makna Dua Kalimat Syahadat

Setelah mengetahui bacaannya, penting bagi kita untuk tidak sekadar melafalkannya di lisan. Syahadat memiliki kedudukan di tiga tempat: lisan (diucapkan), kalbu (diyakini dalam hati), dan badan (diamalkan lewat perbuatan).

Untuk bisa mengamalkannya, kita harus memahami makna dari kalimat ini yang terbagi menjadi dua bagian:

1. Makna Syahadat Tauhid (Asyhadu an laa ilaaha illallaahu)

Kalimat pertama ini disebut Syahadat Tauhid. Maknanya sangat tegas dan mutlak. Ketika seorang Muslim mengucapkan kalimat ini, ia sedang berikrar dan bersaksi bahwa hanya Allah SWT satu-satunya Dzat yang berhak dan wajib disembah.

Kalimat ini menuntut kita untuk menolak segala bentuk kemusyrikan atau menduakan Allah, baik berupa benda mati, jin, manusia, maupun hawa nafsu duniawi. Keyakinan ini sejalan dengan firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 18, di mana Allah dan para malaikat bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia Yang Maha Perkasa.

Dengan mengikrarkan laa ilaaha illallaah, hati seorang Muslim juga akan menjadi tenteram karena ia menyadari bahwa hanya Allah-lah tempatnya bergantung.

Baca juga: Aamiin Ya Rabbal Alamin Arab: Tulisan, Arti, dan Cara Mengucapkannya dengan Benar

2. Makna Syahadat Rasul (Wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah)

Kalimat kedua disebut Syahadat Rasul. Maknanya adalah pengakuan tulus bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan terakhir (Khatamun Nabiyyin) dari Allah SWT.

Bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullah bukan sekadar percaya bahwa beliau pernah hidup di masa lalu. Lebih dari itu, kalimat ini bermakna bahwa kita siap menjadikan beliau sebagai teladan hidup (uswatun hasanah). Kita berjanji untuk meyakini kebenaran ajaran yang beliau bawa, menjalankan sunnah-sunnahnya, mematuhi perintahnya, dan menjauhi segala larangannya.

Melalui Syahadat Rasul, cinta kepada Allah disempurnakan dengan mencintai utusan-Nya.

Keutamaan Membaca Kalimat Syahadat

Kalimat ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah bukanlah sekadar kata sandi untuk masuk Islam. Kalimat ini bergema setiap hari dalam kehidupan seorang Muslim. Ia diucapkan dua kali saat adzan, satu kali saat iqamah, dan diulang-ulang minimal sembilan kali sehari saat kita membaca tasyahud (tahiyat) dalam sholat fardhu lima waktu.

Keutamaan melafalkan syahadat dengan penuh keyakinan sangatlah besar, di antaranya:

  • Kunci Surga: Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud dan Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang akhir ucapannya ‘Laa ilaaha illallaah’ maka dia masuk surga."
  • Menghapus Dosa Masa Lalu: Terutama bagi mualaf, mengucapkan kalimat ini akan menghapus segala dosa di masa lalunya bagaikan bayi yang baru lahir.
  • Menjaga Darah dan Harta: Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan bahwa siapa saja yang bersyahadat dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka darah (nyawa) dan hartanya terjaga.

Itulah penjelasan lengkap mengenai ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah tulisan Arab, latin, arti, serta makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Mari kita terus basahi lisan dan hati kita dengan kalimat suci ini agar kelak kita berhak atas ridha dan surga Allah SWT.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber, NU Online

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU