INDOZONE.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menerima informasi dari media sosial, grup chat, atau cerita orang lain.
Namun, tidak semua informasi yang beredar benar, jadi jangan langsung percaya atau menyebarkannya.
Dalam Islam, sikap ini disebut tabayyun, yaitu mencari tahu dan memastikan suatu informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Dengan tabayyun, kita bisa terhindar dari fitnah, salah paham, dan berita bohong.
Arti Tabayyun dalam Islam
Tabayyun berasal dari bahasa Arab تَبَيُّن yang berarti mencari kejelasan, meneliti, atau memastikan suatu berita sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Dalam Islam, tabayyun adalah sikap berhati-hati dengan mencari tahu terlebih dahulu apakah suatu berita benar atau tidak sebelum mempercayai, menyampaikan, atau mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurat: 6)
Baca juga: 8 Ayat Al-Qur’an tentang Bersyukur kepada Allah SWT dan Maknanya
Pentingnya Sikap Tabayyun
Berikut ini beberapa pentingnya menerapkan sikap tabayyun:
1. Menghindari Penyebaran Berita Bohong (Hoaks)
Tabayyun membantu seseorang memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Dengan begitu, berita bohong atau hoaks tidak mudah tersebar dan tidak merugikan orang lain.
2. Mencegah Fitnah dan Kesalahpahaman
Memeriksa kebenaran suatu kabar dapat menghindarkan kita dari prasangka buruk dan fitnah. Sikap ini juga membantu menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, maupun masyarakat.
3. Membantu Mengambil Keputusan dengan Bijak
Tabayyun membuat seseorang tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Dengan mengetahui fakta yang sebenarnya, keputusan yang diambil akan lebih tepat dan tidak merugikan siapa pun.
4. Menjaga Persatuan dan Kerukunan
Banyak perselisihan terjadi karena informasi yang belum jelas kebenarannya. Dengan menerapkan tabayyun, kesalahpahaman dapat diminimalkan sehingga hubungan antarsesama tetap rukun.
5. Menunjukkan Akhlak yang Baik
Sikap tabayyun mencerminkan seorang Muslim yang berhati-hati, jujur, dan bertanggung jawab. Tidak langsung percaya atau menyebarkan berita tanpa bukti.
6. Membuat Kita Lebih Teliti dalam Menerima Informasi
Di zaman sekarang, informasi bisa menyebar dengan cepat melalui internet dan media sosial. Dengan tabayyun, kita belajar untuk lebih teliti, memeriksa sumber informasi, dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terbukti kebenarannya.
Contoh Sikap Tabayyun dalam Kehidupan Sehari-hari
Prinsip tabayyun sangat relevan dan bisa diterapkan dalam berbagai situasi harian:
1. Memastikan Kebenaran Berita di Media Sosial
Sebelum membagikan berita atau informasi di media sosial, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu apakah berita tersebut berasal dari sumber yang terpercaya.
2. Tidak Langsung Percaya Gosip
Jika mendengar cerita tentang orang lain, jangan langsung menganggapnya benar. Sebaiknya cari tahu fakta sebenarnya agar tidak terjadi kesalahpahaman.
3. Bertanya Jika Ada Masalah
Ketika terjadi salah paham dengan teman atau keluarga, sebaiknya tanyakan langsung apa maksud sebenarnya. Jangan langsung marah atau membuat kesimpulan sendiri.
4. Memastikan Informasi Penting
Sebelum membagikan kabar viral, berita duka, atau isu politik di grup percakapan maupun media sosial, cek dulu keaslian beritanya lewat media resmi yang terpercaya. Jangan sampai ikut menyebarkan informasi palsu (hoaks).
5. Tidak Menyebarkan Kabar yang Belum Jelas
Jika belum yakin suatu berita benar, lebih baik tidak ikut menyebarkannya. Dengan begitu, kita bisa menghindari fitnah dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Baca juga: Hadits tentang Akhlak yang Patut Diamalkan Umat Islam
Dengan menerapkan sikap tabayyun, kita dapat terhindar dari fitnah, kesalahpahaman, dan penyebaran informasi yang tidak benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kalsel.kemenag.go.id