Ilustrasi GERD Anxiety. (Freepik)
INDOZONE.ID - GERD dan anxiety sering kali muncul bersamaan sehingga gejalanya lebih berat. Keduanya sama-sama dapat menyebabkan nyeri dada, sehingga tak jarang disalahartikan sebagai gangguan jantung.
Rasa cemas dapat memperburuk asam lambung, sementara GERD yang kambuh bisa memicu kecemasan berlebih. Karena saling berkaitan, penanganan GERD anxiety tidak cukup hanya mengatasi asam lambung, tetapi juga perlu mengelola kondisi mental agar gejalanya tidak mudah kambuh.
Baca juga: Dokter Urologi Ungkap Gejala Batu Ginjal yang Sering Diabaikan
1. Atur Pola Makan dan Gaya Hidup
Perubahan gaya hidup menjadi langkah utama untuk membantu mengendalikan GERD, di antaranya:
Baca juga: 522 Kasus HIV pada Anak dan Pelajar di Sidoarjo Jadi Sorotan, Disdikbud Susun Langkah Pencegahan
2. Hindari Makanan Pemicu
Beberapa makanan dan minuman dapat memicu naiknya asam lambung, seperti:
Baca juga: 7 Manfaat Kencur untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan
3. Rutin Berolahraga
Olahraga ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau berenang, dapat membantu mengurangi stres, menjaga berat badan, dan melancarkan pencernaan.
Hindari berolahraga dalam waktu 2–3 jam setelah makan agar asam lambung tidak mudah naik.
4. Latihan Pernapasan
Teknik pernapasan diafragma dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi ketegangan tubuh, dan bantu meredakan kecemasan yang memicu kekambuhan GERD.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputra Hospital