INDOZONE.ID - Banyak strategi yang bisa diterapkan dalam mengatur keuangan. Kamu harus bisa menyeimbangkan berapa pemasukan dan pengeluaran dalam sebulan.
Salah satunya mengatur keuangan dengan strategi syariah. Selain keberhasilan finansial, kamu juga lebih mendapat berkah melimpah.
Romy Buchari, Head of Shariah Banking Maybank Indonesia juga mengatakan, manajemen keuangan syariah dapat menjadi solusi tepat bagi mereka yang ingin meraih tujuan finansialnya secara optimal. Gen Z dan milenial harus mempraktikkan manajemen keuangan ini.
"Kami dapat terus memberikan solusi terbaik dan menjadi sahabat setia di tengah masyarakat untuk bersama-sama mencapai keberhasilan finansial, ketenangan hati, dan keberkahan spiritual," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Banco di San Giorgio, Bank Pertama di Dunia yang Ada di Genoa Italia, Arsitekturnya Indah
Berikut lima strategi yang bisa kamu terapkan jika ingin mengatur keuangan dengan manajemen syariah. Selengkapnya bisa kamu simak.
1. Pastikan pemasukan yang halal
Kamu harus memastikan dahulu seluruh pendapatan yang halala, karena memberikan hasil kekayaan yang berdampak positif bagi diri sendiri dan keluarga.
Bekerja atau mencari nafkah dalam kehidupan sehari-hari merupakan sebuah kewajiban, namun hindari berbagai bentuk kegiatan ekonomi yang tidak bertanggung jawab dan mengandung unsur spekulasi.
2. Mengembangkan aset secara produktif
Kondisi keuangan tentu akan mengikuti siklus kehidupan manusia. Saat berada di usia produktif, kamu bisa manfaatkan kesempatan untuk terus mengumpulkan pendapatan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan finansial, baik jangka pendek maupun panjang.
Baca Juga: Tips Keuangan Tetap Sehat: Hindari 'Besar Pasak daripada Tiang'
Biasakan pola hidup sederhana dan berdisiplin dalam perencanaan keuangan sehingga dapat mengatur pemasukan dan pengeluaran dengan baik, serta tak lupa mengembangkan nilai kekayaan lewat investasi untuk tujuan yang produktif sesuai dengan prinsip syariah.
3. Perlindungan diri & keluarga yang bijaksana
Langkah berikutnya, jangan lupakan pentingnya perlindungan aset agar terhindar dari penurunan nilai.
Di tengah berbagai tantangan dan dinamika perekonomian saat ini, pemeliharaan nilai kekayaan akan melindungi diri dan keluarga dari berbagai jenis kerugian atau risiko yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.
4. Alokasi dana untuk berbagi
Pengaturan keuangan syariah yang ideal juga selalu mendorong masyarakat untuk menunaikan kewajibannya berbagi kepada sesama.
Baca Juga: Bukan Main! Pria Ini Ambil Uang Cash Rp1 Miliar di Bank, Bawanya Ditenteng Pakai Kresek
Hal ini merupakan bentuk membersihkan harta yang dapat dilakukan dengan menyisihkan sebagian kekayaan yang dimiliki melalui zakat, infaq, dan shodaqah.
5. Pembagian harta waris yang adil
Tak kalah penting untuk diperhatikan yaitu pemahaman bahwa harta yang dimiliki pada akhirnya akan ditinggalkan kepada orang lain.
Pengelolaan keuangan Syariah mengajarkan bagaimana masyarakat mendistribusikan kekayaannya, termasuk lewat pemberian waris dengan pembagian berdasarkan hukum yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release