Senin, 02 OKTOBER 2023 • 12:20 WIB

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Batik Nasional, Warisan Budaya dan Simbol Kebersamaan

Author

Hari Batik Nasional.

INDOZONE.ID - Batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, merupakan kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dan melalui proses tertentu.

Sebagai bentuk apresiasi dan rasa bangga atas batik, tanggal 2 Oktober dijadikan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahun.

Sejarah Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional.

Hari Batik Nasional berawal dari penetapan batik nasional oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2009, sebagai warisan budaya tak benda.

Ketika itu diselenggarakan sidang ke-4 Komite Antar Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009.

Pada mulanya, batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status Intangible Cultural Heritage (ICH) melalui kantor UNESCO pada 4 September 2008 di Jakarta.

Pada 9 Januari 2009, pengajuan batik untuk Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO diterima secara resmi.

Batik pun dikukuhkan pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak Benda diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009.

Baca Juga: Melihat Keindahan Ecoprint Batik Motif Candi Jago, Pewarnaannya Masih Alami Banget

Sejarah Batik Indonesia

Hari Batik Nasional.

Sejarah batik di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di tanah Jawa.

Pengembangan batik banyak dilakukan pada masa kerajaan Mataram, kemudian masa kerajaan Solo dan Yogyakarta.

Meluasnya seni batik ini menjadi milik rakyat Indonesia pada akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX.

Batik yang dihasilkan semuanya adalah batik tulis dan pada awal abad ke-XX, batik cap baru dikenal kemudian.

Awalnya batik hanya dikerjakan dalam keraton saja untuk pakaian para raja dan keluarganya. Namun, lama kelamaan batik ini mulai dibuat oleh rakyat biasa dan banyak digemari untuk dijadikan pakaian.

Bahan pewarna yang digunakan dalam pembuatan batik berasal dari tumbuhan, seperti pohon mengkudu, soga, soda abu, dan tanah lumpur.

Batik memiliki beberapa jenis teknik, seperti batik tulis, batik cap dan batik printing. Sedangkan motif batik juga berkembang dan beragam yang memiliki makna filosofinya masing-masing.

Contoh motif batik, seperti motif Mega Mendung, Sekar Jagad, dan Parang Barong.

Saat ini batik sudah berkembang pesat dan diproduksi oleh berbagai daerah Indonesia dengan ciri khasnya masing-masing.

Tak hanya itu, batik juga sudah masuk dalam kancah internasional, seperti pagelaran fashion show di New York, Milan, dan lainnya.

Baca Juga: 25 Kata-Kata Ucapan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2022, Terbaik!

Makna Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional.

Batik merupakan perekat bangsa sekaligus simbol persatuan. Dengan memakai batik, maka tidak ada lagi strata sosial, kaya maupun miskin, karena batik menunjukkan kebersamaan.

Alasan peringatan Hari Batik Nasional tiap tahunnya dilaksanakan untuk menjaga identitas bangsa. Begitu pula memakai batik, tidak semata-mata hanya untuk peringatan Hari Batik Nasional saja.

Melalui peringatan ini, warisan budaya batik akan semakin mendunia dan masyarakat Indonesia harus memiliki kepercayaan diri memakai batik sebagai upaya merawat warisan budaya Indonesia, sekaligus untuk menguatkan jati diri bangsa Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui industri batik.

Writer: Putri Octavia Saragih


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU