Kamis, 28 DESEMBER 2023 • 13:01 WIB

Kreatif! Petani Berjiwa Seni di Thailand Ubah Sawahnya Jadi Gambar Kucing Raksasa

Author

Sawah yang diubah jadi gambar kucing raksasa.

INDOZONE.ID - Seorang petani padi Thailand bernama Tanyapong Jaikham membuat karya seni pada sawahnya dengan menyusun bibit padi menjadi gambar kucing raksasa. Hal ini diketahui ia lakukan untuk menarik wisatawan.

Terlihat bahwa ia membentuk bibit-bibit padinya menjadi gambar seekor kucing yang sedang tidur memeluk ikan yang tampak indah dilihat dari udara. Untuk membuat karya seni ini, ia menggunakan bibit pelangi yang sedang tumbuh di sawah di Thailand untuk menggambarkan pepatah tradisional mengenai kelimpahan.

Baca Juga: Kisah Pilu Pai Lin, Gajah Thailand yang Cacat Permanen karena Puluhan Tahun Ditunggangi Turis

Tanyapong Jaikham dan tim pekerjanya menanam bibit di berbagai tempat di lahan di provinsi utara Chiang Rai untuk membentuk gambar kucing dengan harapan dapat memikat wisatawan dan pecinta kucing. Ia berharap puluhan ribu orang datang dan melihat karyanya.

Sawah yang diubah jadi gambar kucing raksasa.

Ia juga berkata bahwa sangat penting untuk memposisikan bibit-bibit tersebut secara akurat, dan warna padi akan berubah secara bertahap seiring berjalannya waktu. Hingga pada tahap panen akhir, jerami padi menghasilkan potret Cooper, kucing yang menjadi model gambarnya.

Baca Juga: Jelang Musim Tanam, Petebu Ganjar Bantu Petani Jombang Normalisasi Saluran Irigasi

Diketahui bahwa menara pengamatan sedang dibangun di area sekitar untuk memberikan pengunjung gambaran sekilas tentang karya seni tersebut, yang didasarkan pada pepatah Thailand, "Ada ikan di air dan nasi di ladang."

Sebagai pengekspor biji-bijian terbesar kedua di dunia setelah India, Thailand menargetkan pengiriman 8,5 juta metrik ton tahun ini.

Tanyapong Jaikham berkata bahwa sebelumnya beras hanya dianggap sebagai makanan konsumsi, dan pendekatan dengan cara ini memungkinkan kita mengembangkan pariwisata dan pertanian secara bersamaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU