Kamis, 19 SEPTEMBER 2024 • 08:51 WIB

Sisi Gelap Moo Deng di Thailand Picu Perdebatan Panas, Ada Apa?

Author

Moo Deng. (koreaboo.com)

INDOZONE.ID - Selama beberapa minggu terakhir, nama Moo Deng mungkin sudah tak asing lagi bagi anda yang aktif di media sosial.

Moo Deng, seekor bayi kuda nil kerdil yang tinggal di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di Thailand, telah menjadi fenomena baru di internet.

Video-video lucu tentangnya sering menjadi viral, dan banyak orang di seluruh dunia terhibur dengan meme-meme yang dibuat dari ekspresi dan reaksinya terhadap hal-hal di sekitarnya.

Baca Juga: Moo Deng, Bayi Kuda Nil asal Thailand Jadi Perhatian Publik karena Imut dan Menggemaskan

Dengan perhatian dari seluruh dunia yang terus meningkat terhadap Moo Deng, sejumlah kritik mulai muncul, termasuk dalam sebuah video yang viral di platform X (Twitter).

Dalam video TikTok, seorang wanita bernama Jennifer (@JenniferWVegan) mengungkapkan apa yang dia sebut sebagai "sisi gelap" mengenai situasi Moo Deng.

Menurutnya, hewan ini dipelihara di penangkaran hanya demi konten media sosial.

Dia juga menyarankan agar dana lebih banyak digunakan untuk melestarikan hewan di habitat aslinya.

Baca Juga: Bayi Kuda Nil Moo Deng Viral di Media Sosial, Kini Jadi Meme Menggemaskan

Selain itu, Jennifer mengkritik kondisi kebun binatang yang menurutnya tidak ideal untuk Moo Deng,l.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengunjungi kebun binatang.

Video ini telah ditonton lebih dari 4 juta kali setelah diunggah ulang.

Kuda nil kerdil termasuk dalam spesies terancam punah akibat hilangnya habitat dan perburuan ilegal di alam liar.

Meskipun ada sedikit kebenaran dalam pernyataan Jennifer, banyak hal yang tidak terkait langsung dengan perawatan Moo Deng di kebun binatang.

Belakangan, Kebun Binatang Khao Kheow bahkan mengeluarkan peringatan kepada pengunjung yang mencoba mengganggu Moo Deng demi merekam video, dan memperingatkan akan mengambil tindakan hukum.

Namun, banyak netizen yang memberikan fakta-fakta lain, bahwa Kebun Binatang Khao Kheow tidak hanya tempat rekreasi, tetapi juga merupakan pusat penelitian yang berperan aktif dalam konservasi berbagai spesies melalui program penangkaran dan pemantauan di habitat asli.

Mereka juga bekerja sama dengan organisasi konservasi global, termasuk Smithsonian National Zoo Park Conservation & Research Center.

Kebun binatang ini menjalankan program penangkaran untuk spesies terancam seperti macan dahan dan kuda nil kerdil.

Selain itu, mereka berfokus pada rehabilitasi, reintroduksi, serta penelitian untuk mendukung pelestarian satwa liar.

Banyak netizen yang membagikan informasi ini untuk membantah pernyataan dalam video tersebut.

Mereka menekankan bahwa pendapatan dari pengunjung sangat penting untuk perawatan hewan di kebun binatang. Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin baik pula kesejahteraan hewan-hewan di sana.

Kesalahpahaman tentang peran kebun binatang dalam konservasi satwa liar menunjukkan bahwa masih banyak yang belum memahami sepenuhnya pentingnya lembaga ini dalam melestarikan spesies yang terancam punah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Koreaboo.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU