Ikut olimpiade di sekolah menjadi ajang yang ditunggu-tunggu para siswa. Dengan mengikuti olimpiade tingkat sekolah, anak bisa tambah percaya diri saat bersaing dengan teman-teman di sekolahnya.
Belum lagi kalau anak mampu bersaing dengan siswa di sekolah lain dengan mengikuti olimpiade antar sekolah. Seperti yang diterapkan SIS School Olympics 2024, olimpiade berbasi olahrga seperti basket, bola, voli, atletik dan lainnya.
Sebanyak 300 atlet dari tiga negara di 11 lokasi SIS ikut berkompetisi dalam ajang olimpiade internal level sekolah terbesar yang pernah diselenggarakan. Anak-anak bersaing dan menunjukkan kehebatannya di bidang olahraga dan seni.
Pendiri SIS Schools Jaspal Sidhu mengatakan, gelaran olimpiade antar sekolah ini bertujuan untuk memupuk sifat kompetitif dari para siswa-siswi. Para atlet juga menonjolkan nilai sportivitas dalam olimpiade.
"Semua peserta telah mewujudkan semangat ketekunan dan sportivitas, kami bangga akan hal tersebut," ujar Jaspal di Jakarta.
Baca Juga: Bangga! Siswa-siswi SMP Indonesia Torehkan Prestasi di Olimpiade Sains Junior Internasional ke-20
Jaspal menyaksikan sendiri kehebatan anak didiknya selama berkompetisi. Prestasi atletik dan seni sudah terbentuk sejak dini dan olimpiade ini menjadi wadah untuk mengasah bakatnya.
“Selama beberapa hari terakhir, kami menyaksikan tidak hanya prestasi atletik dan seni luar biasa, tetapi juga ikatan yang tak tergoyahkan yang terbentuk melalui kompetisi sehat serta kolaborasi," imbuhnya.
Baca Juga: Kesuksesan Veddriq Leonardo di Olimpiade Paris 2024: Panjat Tebing Jadi Primadona Baru di Makassar
Sebagai informasi, olimpiade digelar selama empat hari mulai 16 Oktober 2024 lalu. Dalam ajang ini, tak cuma kompetisi olahraga, tapi juga seni dan kegiatan lain seperti debat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung