INDOZONE.ID - Setiap 10 November, Hari Pahlawan diperingati sebagai momen berharga sejak 1959 silam.
Hari Pahlawan ditetapkan oleh Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 316 Tahun 1959.
Setelah 65 tahun berlalu, apakah masyarakat, terutama anak muda, sudah memahami makna dari Hari Pahlawan?
Menurut Dr. Lidya Sherly Muis, Ketua Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Hari Pahlawan tidak hanya soal merenungkan perjuangan para pahlawan, tetapi juga mempertahankan kemerdekaan.
Baca Juga: Sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945, Kronologi Pertempuran hingga Kontroversi
Ia juga menambahkan, bahwa perjuangan yang dihadapi akan makin sulit, terutama dalam era modern saat nilai-nilai perjuangan mulai pudar.
Terdapat pernyataan Soekarno yang kian mencerminkan situasi karakter pemuda sekarang, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, namun perjuanganmu akan lebih sulit melawan bangsamu sendiri.”
Dengan nilai patriotisme dan nasionalisme yang memudar, para generasi muda cenderung melupakan pentingnya gotong-royong serta semangatnya dalam berpartisipasi membangun bangsa.
Mengenal kisah pahlawan kepada pemuda, masih relevan dan sangat penting. Cerita para pahlawan, mencerminkan patriotisme yang dapat membentuk karakter baik.
Kisah para pahlawan menggarisbawahi semangat untuk memperjuangkan martabat serta martabat bangsa.
Lantas apa yang bisa kita lakukan?
Cara Anak Muda untuk Berkontribusi
Tentu permasalahan yang dihadapi masa sekarang dan dulu, sangatlah berbeda. Menurut Dr. Lidya, konflik antara perbedaan, pandangan, kepentingan serta identitas menjadi pemicu utama permasalahan horizontal.
Ia juga mengatakan, nilai nasionalisme memudar karena gaya hidup konsumtif, individualis, dan materialistis yang mendominasi.
Potensi untuk memecah persatuan karena penyebaran hoaks, serta ujaran kebencian di media sosial, cenderung terjadi.
Dr. Lidya menekankan, pentingnya penanaman nilai-nilai luhur melalui bidang pendidikan, agar mampu melahirkan generasi bermoral dan beretika tinggi sebagai bekal untuk tantangan zaman.
Baca Juga: 20 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2024, Dirayakan 10 November!
Upaya lain yang dapat dilakukan generasi muda, adalah dengan memahami sejarah. Kamu dapat memmulai memahami sejarah bangsa ini melalui media, baik artikel, animasi maupun video pendek.
Oleh sebab itu, generasi muda akan tumbuh untuk menghargai pengorbanan para pahlawan dan mampu mencerminkan nilai-nilai yang krusial. Ambil contoh, kejujuran, pengorbanan, dan keberanian dalam aspek sehari-hari.
Para generasi muda juga harus mempertahankan kerukunan antara satu sama lain untuk menghindari konflik.
Dengan demikian, Hari Pahlawan bukan hanya sekadar perayaan biasa. Akan tetapi, Hari Pahlawan juga mengajarkan pentingnya masyarakat untuk menjadi pahlawan dalam bidang masing-masing. Selamat Hari Pahlawan!
Penulis: Gadis Kinamulan Esthiningtyas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umsida.ac.id