Jumat, 30 MEI 2025 • 18:25 WIB

3 Amalan Istimewa Jelang Idul Adha, Apa Saja?

Author

Ilustrasi idul adha.

INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen istimewa dalam kalender Islam.

Selain menjadi waktu yang ditandai dengan ibadah kurban, Idul Adha juga menjadi peluang emas untuk meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbanyak amal saleh.

Terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, terdapat amalan jelang Idul Adha yang sangat dianjurkan dalam syariat Islam.

Berikut, tiga amalan utama yang bisa kita laksanakan untuk menyambut Idul Adha dengan penuh makna.

Baca Juga: Bolehkah Beli Hewan Kurban dengan Cara Dicicil? Simak Penjelasannya

3 Amalan Sunnah Sebelum Hari Raya Idul Adha

Ilustrasi dzikir jelang idul adha.

1. Perbanyak Zikir dan Takbir

Salah satu amalan sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha adalah, memperbanyak zikir, terutama takbir, tahlil, dan tahmid. Amalan ini biasanya dilakukan sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga hari tasyrik, yakni 11-13 Dzulhijjah.

Zikir ini bukan hanya sekadar bacaan, tetapi juga sarana menenangkan hati dan menghidupkan suasana religius menjelang Idul Adha.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 28:

...dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan...

Melalui amalan jelang Idul Adha ini, kita belajar untuk selalu bersyukur dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Baca Juga: Jadwal dan Niat Puasa Dzulhijjah sebelum Hari Raya Idul Adha 2025

2. Puasa Sunnah di Awal Dzulhijjah, Terutama Hari Arafah

Salah satu ibadah yang dianjurkan jelang Idul Adha adalah, berpuasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, terutama pada tanggal 9 Dzulhijjah yang dikenal sebagai Hari Arafah. Rasulullah SAW bersabda:

Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang” (HR. Muslim).

Bagi yang tidak sedang berhaji, puasa ini menjadi kesempatan besar untuk memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT. Allah juga menegaskan keutamaan hari-hari ini dalam Surah Al-Fajr ayat 2:

Demi malam yang sepuluh.”

Keutamaan amalan 10 hari pertama Dzulhijjah, menjadikan puasa di hari-hari ini sebagai sarana melatih kesabaran, menahan diri, dan meningkatkan keikhlasan dalam beribadah.

3. Persiapan Berkurban dan Niat yang Ikhlas

Idul Adha identik dengan ibadah kurban yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang mampu. Persiapan Idul Adha menurut syariat Islam, bukan hanya sebatas menyiapkan hewan kurban, tetapi juga membulatkan niat dan menumbuhkan keikhlasan dalam menjalankannya.

Kurban merupakan simbol ketaatan dan pengorbanan seorang hamba kepada Tuhannya, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS saat diperintahkan mengorbankan putranya, Ismail AS.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:

Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Dengan berkurban, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan mereka yang membutuhkan.

Dengan memperbanyak zikir, berpuasa sunnah, dan mempersiapkan ibadah kurban, kita dapat meraih berkah dan pahala yang luar biasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Myislam.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU