Tindakan korupsi yang menyalahgunakan kewenangan dan merugikan keuangan negara masih menjadi persoalan yang tak kunjung tuntas.
Namun korupsi tak hanya dilakukan oleh pejabat negara. Setiap orang bisa saja secara tidak sadar sudah terlibat dalam tindak korupsi.
Memberi hadiah untuk penyuapan dan menerima gratifikasi menjadi praktik korupsi yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Lalu bagaimana cara agar bisa mengatasi korupsi yang kini sudah mengakar di budaya masyarakat? Berikut Indozone bagikan tujuh cara efektif memberantas korupsi yang bisa diterapkan.
Penyebab Korupsi
- Hukuman yang Ringan Terhadap Koruptor
- Pengawasan yang Tidak Efektif
- Pejabat yang Serakah
- Sistem Penyelenggaraan Negara yang Keliru
- Penegakan Hukum Tidak Berjalan
- Budaya Masyarakat yang Mengakar
- Tidak Ada Keteladanan Pemimpin
Cara Memberantas Korupsi
1. Berikan Hukuman Berat Pada Koruptor
Memberikan hukuman berat bagi para pelaku koruptor, akan memunculkan efek jera. Hal ini juga dapat menjadi pelajaran bagi seluruh kalangan agar tidak melakukan hal yang serupa.
Tak hanya di pemerintahan, hukuman berat bagi pelaku koruptor dalam kehidupan sehari-hari juga harus diterapkan.
2. Jadi Pemimpin Yang Berintegritas
Sebagai seorang pemimpin sudah seharusnya menjadi contoh yang baik bagi setiap anggotanya.
Jika seluruh pemimpin suatu negara, pemerintahan, perusahaan atau usaha tidak melakukan tindak korupsi maka ini bisa menghalangi orang-orang yang berada di bawahnya melakukan tindak korupsi.
3. Manfaatkan Teknologi Pada Sistem
Teknologi digital kini berkembang dengan pesat. Teknologi juga dapat digunakan untuk mempermudah sistem birokrasi baik di pemerintahan, perusahaan, bisnis maupun lembaga pendidikan.
Dengan memanfaatkan teknologi maka setiap aktivitas dapat dipantau sehingga meminimalisir kesempatan untuk melakukan korupsi.
4. Bangun Pendidikan Moral Sejak Kecil
Pendidikan moral merupakan pondasi yang harus diberikan sedari kecil. Dengan pendidikan moral maka setiap insan tidak mudah tergiur dengan praktik korupsi.
Orang yang bermoral tidak akan berlaku adil, berintegritas dan bermartabat. Mereka menyadari bahwa perbuatan korupsi akan merugikan orang lain.
5. Tanamkan Nilai Religi Secara Intensif
Sudah bukan rahasia lagi jika menanamkan nilai-nilai religi maka dapat berperan memberantas korupsi.
Setiap agama pada dasarnya tidak pernah mengajarkan perbuatan tercela. Maka orang-orang yang beriman biasanya tidak akan terjebak dalam tindak korupsi.
6. Supremasi Hukum yang Kuat
Kekuatan hukum sangat diperlukan untuk menegakkan keadilan. Ketika hukum tidak berfungsi sebagai mana fungsinya, maka kepercayaan publik akan hilang.
Dengan membangun supremasi hukum yang kuat, maka pelaku-pelaku koruptor tidak menemukan celah untuk melancarkan aksi mereka.
Membangun supremasi hukum yang kuat adalah dengan memberlakukan hukuman secara adil tanpa pilih kasih sehingga tak ada lagi manusia yang kebal hukum.
7. Menutup Celah Internasional
Hal lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi korupsi adalah dengan menutup celah internasional.
Banyak koruptor yang melakukan pencucian uang dan menyembunyikannya di negara lain. Dengan menutup celah internasional maka para koruptor akan lebih mudah dilacak.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: