Jumat, 18 MARET 2022 • 19:00 WIB

Hukum Sholat Tarawih Beserta Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Author

Ilustrasi sholat tarawih (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj)

Sholat tarawih adalah amalan sholat malam yang hanya dikerjakan selama bulan Ramadan. Tarawih dalam bahasa Arab artinya "waktu sesaat untuk istirahat".

Biasanya, sholat tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya. Bagi umat Muslim yang menjalankan sholat tarawih akan diganjar pahala cukup besar oleh Allah Swt. 

Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja yang berdiri (sholat) pada malam Ramadan karena iman dan mengharapkan ganjaran (dari Allah SWT), maka diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Muslim)

Hukum Sholat Tarawih

Ilustrasi sholat tarawih saat pandemi (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj)

Hukum sholat tarawih adalah sunah muakad, yang berarti sholat tarawih menjadi salah satu amal ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

Sholat tarawih tidak harus dilaksanakan di masjid, tetapi dapat juga dilakukan di rumah bersama keluarga ataupun sendiri, apalagi saat pandemi seperti ini.

Maka dari itu, tidak ada alasan bagi umat Islam untuk tidak menunaikan sholat tarawih di rumah meskipun tinggal sendirian.

Niat Sholat Tarawih

Ilustrasi membaca niat sholat tarawih (unsplash.com/@masjidmaba)

Sebagaimana menjalani ibadah lainnya, sholat tarawih juga harus dijalani dengan niat. Adapun niat sholat tarawih bagi imam adalah sebagai berikut:

Ushalli sunnatat Tarawihi rakatayni mustaqbilal qiblati adaan imaman lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku sengaja sholat sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT."

Sementara itu, bacaan niat sholat tarawih bagi makmum adalah:

Ushalli sunnatat Tarawihi rakatayni mustaqbilal qiblati adaan mamuman lilahi ta’ala.

Artinya: "Aku sengaja sholat sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT." 

Tata Cara Sholat Tarawih

Ilustrasi sholat tarawih (ponpes.alhasanah.sch.id)

Sejatinya, sholat tarawih dilaksanakan dengan 2 rakaat sampai mencapai batas rakaat, yaitu 8 atau 20 rakaat, lalu dilanjut witir sebanyak 3 rakaat. 

Pada rakaat pertama, kamu bisa mengikuti langkah ini:

  1. Takbiratul Ihram dan memasang niat di dalam hati pada saat melafalkan niat dan membaca "Allahu Akbar".
  2. Surat Al-Fatihah.
  3. Membaca satu surat pendek.
  4. Rukuk dengan tumakninah (tenang sejenak selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  5. Membaca tasbih rukuk 1 kali (Subhana rabbiyal ‘azhimi wa bi hamdih.)
  6. Iktidal dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  7. Membaca doa iktidal (Rabbana lakal hamdu mil’as samawati wa mil’al ardhi wa mil’a ma syi’ta min syay’in ba‘du.)
  8. Sujud pertama dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  9. Membaca tasbih sujud 1 kali. (Subhana rabbiyal a‘la wa bi hamdih.)
  10. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  11. Membaca doa duduk di antara dua sujud. (Rabbighfir li, warhamni, wajburni, warfa‘ni, warzuqni, wahdini, wa ‘afini, wa‘fu ‘anni.)
  12. Sujud kedua dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  13. Membaca tasbih sujud 1 kali. (Subhana rabbiyal a‘la wa bi hamdih.)
  14. Duduk istirahat sejenak (selama pembacaan1 kali tasbih) sebelum bangun.
  15. Bangun untuk melanjutkan rakaat kedua.

 

Lalu, di rakaat kedua, kamu bisa mengikut langkah ini:

  1. Membaca Surat Al-Fatihah.
  2. Membaca surat pendek.
  3. Rukuk dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  4. Membaca tasbih rukuk 1 kali. (Subhana rabbiyal ‘azhimi wa bi hamdih.)
  5. Itidal dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  6. Membaca doa iktidal (Rabbana lakal hamdu mil’as samawati wa mil’al ardhi wa mil’a ma syi’ta min syay’in ba‘du.)
  7. Sujud dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  8. Membaca tasbih sujud 1 kali (Subhana rabbiyal a‘la wa bi hamdih.)
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih).
  10. Membaca doa duduk di antara dua sujud. (Rabbighfir li, warhamni, wajburni, warfa‘ni, warzuqni, wahdini, wa ‘afini, wa‘fu ‘anni.)
  11. Sujud kedua dengan tumakninah (selama pembacaan 1 kali tasbih.)
  12. Membaca tasbih sujud 1 kali. (Subhana rabbiyal a‘la wa bi hamdih.)
  13. Duduk tasyahud (duduk di atas pantat kiri dengan memasukkan kaki kiri ke kanan.)
  14. Membaca tasyahud atau kalimat syahadat. (At-tahiyyatu lillah, as-salamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh, as-salamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahis shalihin, asyhadu an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah)
  15. Membaca selawat nabi. (Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad, fil ‘alamina innaka hamidum majid.)
  16. Membaca salam pertama sambil menoleh ke kanan. (As-salamu ‘alaikum.)
  17. Membaca salam pertama sambil menoleh ke kiri. (As-salamu ‘alaikum.)

Keutamaan Sholat Tarawih

Ilustrasi sholat Tarawih di masjid (bkpp.demakkab.go.id)

Sholat tarawih memiliki keutamaannya tersendiri. Amalan sunnah muakad ini, membawa banyak berkah di bulan Ramadhan, di antaranya adalah:

1. Meningkatkan ketakwaan pada Allah

 

Saat bulan Ramadhan tiba, biasanya suasana masjid di malam hari akan ramai oleh para jamaah yang berdatangan untuk menjalankan sholat tarawih.

Dengan begitu, akan membuat suasana di masjid terasa lebih hikmat. Selain itu, ketakwaan kamu kepada Allah Swt akan semakin bertambah. 

2. Dosa-dosa diampuni

 

Keutamaan sholat tarawih berikutnya adalah diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah dalam sebuah hadis sahih berikut ini:

"Barang siapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR. Bukhari Muslim)

3. Termasuk dalam qiyamulail

 

Sholat yang dikerjakan secara berjamaah disebut akan mendatangkan pahala yang setara dengan amalan semalam penuh.

"Sesungguhnya, siapa saja yang shalat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk." (HR. Tirmidzi)

4. Menguatkan tali silaturahmi

 

Karena sholat tarawih dijalankan secara bersama-sama, salah satu amalan di bulan Ramadhan ini dapat mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. 

"Seseorang yang menyambung tali silaturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan dengan kebaikan. Akan tetapi seorang yang menyambung tali silaturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain." (HR. Bukhari)

5. Meningkatkan kesehatan jiwa dan raga

 

Sholat tarawih memiliki banyak rakaat yang mana mengharuskan umat Muslim untuk bergerak lebih banyak, hal ini dapat meningkatkan kesehatan jiwa dan raga.


Itulah ketentuan lengkap tentang sholat tarawih. Saat bulan Ramadhan di tahun 2022 nanti tiba, kamu jangan lupa melaksanakannya, ya!

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU