Senin, 15 AGUSTUS 2022 • 14:47 WIB

Napoleon Mau Satu Sel dengan Ferdy Sambo, Akankan Mereka Koleb Joget Tiktok Bareng?

Author

Napoleon Bonaparte saat divonis asik goyang tiktok dan Ferdy Sambo, dua Jenderal Bintang Dua yang tersangkut masalah hukum. (Foto/Antara/Instagram)

Narapidana kasus suap Irjen Napoleon Bonaparte yang tindak kejahatannya pernah dibongkar Irjen Ferdy Sambo saat bertugas di Bareskrim Polri, ingin ditempatkan satu sel dengan tersangka pembunuhan Brigadir J itu.

“Kita juga ingin kenalan jagoan (Ferdy Sambo-red) ada di sini,” kata seorang tahanan yang berada dalam jeruji besi di Rutan Bareskrim Mabes Polri.

Tampaknya Napoleon yang tersangkut kasus suap buronan Djoko Tjandra itu masih menyimpan dendam terhadap Sambo. 

Saat kasus Napoleon diketahui Sambo masih menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) di Bareskrim Mabes Polri pada 2020 lalu.

Irjen Pol Ferdy Sambo (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

 

Napoleon Bonaparte yang saat itu menjabat sebagai Kadivhubinter Mabes Polri berpangkat sebagi jenderal bintang dua terlibat kasus dugaan suap penghapusan red notice dengan Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai pemberi suap.

Dia bersama oknum polisi lainnya Brigjen Prasetijo Utomo bersekongkol memuluskan penghapusan red notice Djoko Tjandra sebagai buronan paling dicari di tanah air saat itu.

Tidak hanya kasus Djoko Tjandra, setahun setelahnya, Napoleon Bonaparte juga bersinggungan dengan juniornya itu dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece usai melumuri kotoran di dalam tahanan.

Saat Ferdy Sambo masih menjabat sebagai Kadiv Propam Mabes Polri, dia juga memeriksa Napoleon Bonaparte terkait kasus Kece. 

Sambo mengatakan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon diperlukan demi menjaga marwah Polri ketika itu.

Selain itu, Sambo menyebut pemeriksaan tersebut akan melengkapi penyidikan yang dilakukan Propam kepada tujuh anggota Polri yang diduga lalai dalam kasus penganiayaan Kace, termasuk Kepala Rutan Bareskrim AKP Imam Suhondo.

Napoleon divonis 4 tahun penjara

Diketahui saat divonis 4 tahun penjara oleh pengadilan, Irjen Napoleon Bonaparte pernah bergurau sambil berjoget Tiktok.

"Sudah ya, sudah ya apa perlu saya goyang 'TikTok'," ujar Napoleon kepada pengunjung sidang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta,  (10/3/2021).

Napoleon mengungkapkan hal tersebut, setelah bersalaman dengan para penasihat hukumnya.

Irjen Napoleon Bonaparte joget Tiktok usai menjalani sidang pembacaan vonis, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (10/3/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

 

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Napoleon, karena dinilai terbukti menerima suap 370 ribu dolar AS dan 200 ribu dolar Singapura (sekitar Rp7,23 miliar) dari Djoko Tjandra.

Usai vonis tersebut, Napoleon langsung mengajukan banding.

Kini Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap ajudannya Brigadir Yosua Hutabarat.

Kalau mereka bertemu dalam satu sel, apa yang mereka lakukan ya guys? yang pasti mereka tidak akan disibukkan untuk bermain catur bersama ya untuk menghabiskan waktu luang di tahanan.

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU